Kasus Positif COVID-19 di Sultra Bertambah Dua Menjadi 191 Orang

Dengarkan Versi Suara

Data penyebaran virus corona di Sulawesi Tenggara hingga Minggu (17/5/2020) pukul 17.00 Wita. (ds/ant/-Gugus Tugas COVID-19 Sultra)

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI – Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kasus baru konfirmasi positif COVID-19 di provinsi itu bertambah dua orang sehingga total kasus positif menjadi 191 orang hingga Minggu petang pukul 17.00 Wita.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal mengatakan, kedua kasus baru tersebut berasal dari Kota Kendari dan Kabupaten Muna Barat (Mubar).

“Kasus baru terdiri dari satu dari Kota Kendari, laki-laki 17 tahun dan Kabupaten Muna barat laki-laki 17 tahun. Keduanya adalah santri yang baru dipulangkan dari daerah Jawa Timur,” kata La Ode Rabiul.

Ketua Ikatan Dokter (IDI) Sultra ini, mengungkapkan, untuk jumlah pasien yang sembuh tetap 22 orang dan yang meninggal tetap empat orang.

“Kasus sembuh tetap 22 orang, dan meninggal belum ada penambahan, secara keseluruhan yang menjalani perawatan isolasi ada 165 orang,” kata dokter yang akrab disapa dokter Wayong.

Wayong mengungkapkan, dari total 165 pasien konfirmasi positif COVID-19 yang tengah dirawat di rumah sakit di Sulawesi Tenggara, satu orang pasien merupakan berasal dari luar wilayah provinsi tersebut.

Untuk diketahui, ke-165 orang yang masih menjalani perawatan tersebut masing-masing berasal dari lima orang dari Kabupaten Konawe, delapan orang dari Kabupaten Muna, 35 dari Kota Kendari, lima orang dari Baubau, enam orang dari Kabupaten Konawe Selatan dan lima orang dari Kolaka Utara.

Selanjutnya, tujuh orang dari Wakatobi, 66 orang dari Bombana, sembilan orang dari Kolaka Timur, satu orang dari Muna Barat (Mubar) serta 18 orang dari Kabupaten Buton Tengah.

Sementara 22 orang yang sembuh berasal dari Kota Kendari 12 orang, satu orang masing-masing dari Kolaka, Kolut dan Bombana, dua orang dari Konawe dan lima orang dari Muna.

Sementara untuk pasien positif yang dinyatakan meninggal tiga orang berasal dari Kota Kendari dan satu orang dari Kololaka Utara.(ds/ant)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar