Hasto Wardoyo Lantik Asmar Menjadi Kepala BKKBN Sultra

Dengarkan Versi Suara
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) melakukan pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Asmar MSi, bertempat di Kantor BKKBN Jakarta, Kamis. (Humas BKKBN Sultra)

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) melakukan pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs Asmar MSi, bertempat di Kantor BKKBN Jakarta, Kamis.

Selan melantik Asmar sebagai kepala BKKBN Sultra, dalam kesempatan itu Hasto Wardoyo juga melantik kepala perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

Khusus kepada kepala BKKBN Sultra, Hasto mengaku bahwa butuh skill lebih bagi pimpinan dalam mewujudkan capaian program Bangga kencana mengingat daerah itu adalah kepulauan.

“Sata minta segera buat program 100 hari kerja, agar kinerja bisa terukur,” katanya.

Ia juga berhadap, daerah yang sulit dijangkau dan diakses seperti kepulauan agar jangan diabaikan atau ditinggalkan, tetapi itu harus diutamakan mendapat pelayanan.

“Menjadi kepala BKKBN di Sultra harus ada rasa rela, jiwa karsa, ikhlas dan juga ada skill lebih,” katanya.

Asmar menjadi kepala BKKBN Sultra menggantikan kepala BKKBN sebelumnya, Syahruddin, sudah mengakhiri pengabdiannya sebagai ASN karena memasuki batas usia pensiun pada 29 Mei 2020.

“Untuk 100 kerja saya, yang saya akan utamakan benahi yang terkait reformasi birokrasi, saya akan perbaiki dulu. Kemudian bagaimana lakukan pendekatan dengan pihak terkait utamanya pemerintah daerah seperti gubernur dan bupati wali kota,” kata Asmar, saat dihubungi melalui telephon usai dilantik di Jakarta.

Kemudian terkait pencapaian target peserta KB baru kata dia, maka dirinya akan mencari formula atau format baru pelayanan masyarakat dalam suasana pandemi COVID-19.

“Saya juga akan berupaya maksimalkan mitra di kabupaten kota seperti OPD KB, dan maksimalkan kinerja Penyuluh KB dan PLKB agar bisa maksimalkan target yang ditetapkan,” katanya.

Yang terpenting lagi kata Asmar, bahwa alat kontrasepsi harus selalu tersedia dan terpenuhi.

Sebelum mendapat kepercayaan sebagai kepala BKKBN Sultra, Asmar menjabatsebagai kepala bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBNN Sultra.

Asmar yang berlatar belakang sebagai penyuluh KB ini, juga tercatat pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Informasi Keluarga dan Analisa Program (IKAP) BKKBN Sultra dan Sekretaris BKKBN Sultra.(ds/ant)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar