Kasus Sembuh COVID-19 di Sultra Bertambah Tujuh, Menjadi 197 Orang

Dengarkan Versi Suara

Data kasus COVID-19 Sultra hingga Minggu 14 Juni 2020. (Sumber: GTPP COVID-19 Sultra/ds/ant)

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan kasus sembuh di daerah itu terus menunjukkan peningkatan, kini bertambah tujuh orang, sehingga totalnya mencapai 197 orang hingga Minggu (14/6) pukul 17.00 Wita.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal di Kendari, mengatakan, ketujuh kasus sembuh itu masing-masing berasal dari Kota Baubau dan Kota Kendari.

“Hari ini kita kembali berbagi kabar baik oleh karena ada penambahan kasus sembuh (COVID-19) sebanyak tujuh orang. Tiga orang dari Kota Baubau dan 4 orang dari Kota Kendari sehingga total kasus sembuh menjadi 197 orang atau 69,61 persen,” kata Rajiul, dalam keterangan resminya di Posko Gugus Tugas COVID-19 Sultra.

Meski demikian, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Tenggara ini juga mengungkapkan bahwa hari Ahad ini Sultra masih ada penambahan empat kasus baru sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 secara keseluruhan menjadi 283 orang.

“Rincian kasus baru terdiri dari Kabupaten Konawe Utara dua orang, Konawe Selatan dan Kota Kendari masing-masing satu orang,” tutur Rabiul.

Dokter yang akrab disapa dr. Wayonk juga menyampaikan, bahwa kasus meninggal di daerah Sulawesi Tenggara tidak ada penambahan yakni tetap sebanyak 5 orang atau 1,67 persen. Sementara pasien yang tengah menjalani perawatan isolasi maupun karantina sebanyak 81 orang atau 28,6 persen.

“Kami sampaikan kepada saudara-saudara kami yang sampai hari ini belum dinyatakan sembuh, kami mohon tetap bersabar dan berdoa. Seluruh jajaran gugus tugas baik provinsi maupun kabupaten/kota dan khususnya tenaga kesehatan tidak akan pernah menyerah untuk berusaha memberikan pertolongan yang sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Sementara itu, jumlah orang tanpa gejala (OTG) tercatat 681, orang dalam pemantauan (ODP) 56 dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 19 orang.(ds/ant)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar