Gubernur Sultra: Semangat Hari Pancasila Untuk Lawan Pandemi COVID-19

Dengarkan Versi Suara
Gubernur Sultra Ali Mazi, saat menghadiri upacara secara virtual dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila ke-55 tahun 2020 yang dipusatkan di aula Merah Putih, Rujab Gubernur Sultra, Kamis.

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi mengatakan, di tengah memperingati hari lahirnya Pancasila 1 Oktober 2020, mengajak seluruh komponen masyarakat di Sultra ini harus dapat memperkuat perjuangan melawan dan mengakhiri pandemi COVID-19.

“Meskipun ada peningkatan jumlah kasus CCOVID-19 di Sultra dari hari ke hari, namun jangan dijadikan sebagai penghalang tetapi bagaimana kita bisa bersatu melawan dan mengakhiri virus dari bumi Anoa Sulawesi Tenggara,” kata gubernur Ali Mazi melalui juru bicaranya Ilham Q Moehiddin di Kendari, Kamis.

Ia mengatakan Gubernur Ali Mazi mengikuti rangkaian upacara secara virtual Hari Kesaktian Pancasila ke-55 Tahun 2020 secara daring yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Monumen Pancasila Sakti, Kawasan Lubang Buaya, Jakarta.

Ikut mendampingi Gubernur Ali Mazi dalam mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, antara lain Sekertaris Daerah Pemprov Sultra Hj Nur Endang Abbas, jajaran Forkopimda Sultra para Kepala OPD lingkup Provinsi Sultra.

Menurut Ilham Moehidin, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 ini difasilitasi secara streaming oleh Sekretariat Negara, dan dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube resmi Setneg.

Setelah usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Ali Mazi dan seluruh perangkat upacara melakukan sesi foto bersama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

Gubernur Ali Mazi menyampaikan bahwa sebagai ideologi resmi Republik Indonesia, Pancasila sudah melalui beragam ujian dan marwahnya tetap kokoh.

Ia mengatakan secara umum bahwa Pancasila sebagai ideologi Negara Indonesia, arah dari penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, yaitu terwujudnya kehidupan yang menjunjung tinggi ketuhanan, nilai kemanusiaan, kesadaran akan kesatuan, berkerakyatan, serta menjunjung tinggi nilai keadilan. (ds)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar