BLK Kendari Mendorong Warga Buteng Kuasai Berbagai Kompetensi Kerja

Dengarkan Versi Suara
Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu (kedua kiri) bersama Bupati Buton Tengah Samahuddin (tengah) dan pejabat lainnya, saat pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) noninstitusional atau disebut juga mobile training unit (MTU) yang dilaksanakan di Kabupaten Buton Tengah. (ant)

 

DINAMIKASUTRA.COM,KENDARI-Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari mendorong puluhan warga Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara agar menguasai berbagai kompetensi melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) noninstitusional atau disebut juga Mobile Training Unit (MTU).

Berdasarkan rilis BLK Kendari, yang diterima di Kendari, Jumat malam menyebutkan pelatihan tersebut dilaksanakan di Sanggar Seni Desa Morikana Kecamatan Mawasangka Tengah, Buteng, yang diikuti sebanyak 64 orang, terdiri dari 16 peserta setiap paket kejuruan yang dibagi di empat desa untuk proses pelatihannya karena disesuaikan dengan kebutuhan tiap-tiap desa.

Kepala BLK Kendari, La Ode Haji Polondu mengatakan, Kabupaten Buton Tengah menjadi daerah pertama pembukaan pelatihan dari empat kabupaten yang telah ditetapkan, yakni Muna, Konawe dan Kabupaten Wakatobi.

“Empat paket di Kabupaten Buton Tengah yaitu teknik sepeda motor konvensional paket I, teknik sepeda motor konvensional paket II, menjahit pakaian dasar paket I dan menjahit pakaian dasar paket II,” paparnya.

Ia menjelaskan, empat kabupaten tersebut mendapatkan 10 paket pelatihan dengan pembagian empat paket di Kabupaten Buton Tengah, empat paket di Kabupaten Muna, satu paket di Kabupaten Konawe dan satu paket di Kabupaten Wakatobi.

Pada proses pelatihan ini, lanjut mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI), pihaknya akan terus memantau perkembangan dari para peserta hingga usai pelatihan.

“Kami juga titip mereka agar diperhatikan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, sehingga ke depannya bisa lebih diberdayakan sesuai dengan keterampilan yang telah dimiliki,” bebernya.

Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu (keempat kiri) bersama Bupati Buton Tengah Samahuddin (keempat kanan) dan pejabat lainnya, saat pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) noninstitusional atau disebut juga mobile training unit (MTU) yang dilaksanakan di Kabupaten Buton Tengah. (ANTARA/HO-Humas BLK Kendari) (ant)

 

Ia berharap, agar dalam proses pelatihan nanti, setiap peserta tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, sehingga para peserta tetap terjaga kesehatannya dan dapat menerima pelatihan dengan baik dari para instruktur pilihan BLK Kendari.

“Karena pelatihan ini kita lakukan masih di tengah wabah COVID-19, maka penting kiranya bagi para peserta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, mulai dari jaga jarak, rajin cuci tangan dan selalu menggunakan masker,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Buton Tengah Samahuddin dalam sambutannya mengatakan, pihaknya akan memperhatikan setiap peserta yang telah mengikuti pelatihan.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buton Tengah siap memberikan modal dari dana APBD Kabupaten Buton Tengah kepada para peserta pelatihan,” katanya.

Pembukaan pelatihan tersebut dibuka langsung Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu dan Bupati Buteng Samahuddin yang juga ikut dihadiri beberapa pejabat struktural dan Instruktur BLK Kendari dan beberapa Pejabat Tinggi Pratama Pimpinan OPD dalam pemerintahan Kabupaten Buton Tangah. (ds/ant)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar