Terbesar Pajak Penerangan Jalan, PAD Kendari Capai Rp92,64 Miliar

Dengarkan Versi Suara
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kendari, Sri Yusnita. (ant)

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Kendari mencatat hingga Oktober 2020 realisasi pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi sebesar Rp92.645.080.259 dan yang terbesar dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp32.285.806.039.

“Dari target PAD sebesar Rp107.971.000.000, sudah tercapai Rp92.645.080.259 atau mencapai angka 85,80 persen dan penyumbang terbedar adalah PPJ,” kata Kepala Bapenda Kota Kendari Sri Yusnita, di Kendari, Jumat.

Ia mengaku, realisasi pendapatan periode Januari hingga Oktober ini lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019, yakni Rp94.689.097.305. atau ada selisih sekitar Rp2 miliar dfari capaian PDA pada periode yang sama tahun ini.

“Lambannya realisasi pendapatan pada periode ini karena merebaknya pandemi COVID-19, sehingga berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menyebutkan, setelah Pajak Penerangan Jalan yang menyumbang PAD terbesar sebesar Rp32.285.806.039, yang berikutnya adalah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp19.860.529.964, kemudian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Rp 12.911.890.910
pajak restoran Rp11.260.813.796, pajak hiburan Rp4.503.137.246.

“Kalau kita melihat fakta di lapangan, sektor yang paling merasakan dampak Pandemi COVID-19 adalah pajak hiburan dan hotel, karena pendapatan mereka turun drastis,” katanya.

Meskipun secara umum terjadi penurunan pendapatan kaya Yusnita, namun pajak BPHTB justru meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2019 yakni sebesar Rp18.252.242.229. (ds/ant)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar