BPBD Sultra Minta Kabupaten/Kota Siaga Bencana Hidrometeorologi

Listen to this article
Personel Basarnas Kendari dan TNI Angkatan Darat Kodim 1417 Kendari mengevakuasi warga terjebak banjir di rumahnya, di Desa Puwanggudu, Kecamatan Asera, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). (ds)

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta kepada BPBD di 17 kabupaten/kota di provinsi itu siap siaga terhadap bencana hidrometeorologi yang ditimbulkan dari fenomena La Nina.

Kepala BPBD Sultra Boy Ihwansyah di Kendari, Senin, mengatakan semua BPBD di kabupaten/kota harus meningkatkan kewaspadaanya, karena berdasarkan prakiraan BMKG beberapa wilayah Sultra berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kita sudah ingatkan BPBD kabupaten/kota terutama ancaman hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” kata Boy Ihwansyah.

Dikatakannya dalam mengantisipasi bencana yang timbul dari bencana hidrometeorologi, pihaknya juga selalu melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat sebagai acuan peringatan dini.

“Kami sebagai organisasi pemerintah daerah yang paling bertanggung jawab, tentu telah melakukan langkah-langkah antisipasi dini, salah satunya terus memantau data dari BMKG yang dijadikan acuan sebagai peringatan dini,” tutur dia.

Boy menjelaskan berdasarkan hasil pemetaan daerah rawan bencana, seperti banjir lebih sering terjadi di kabupaten yang berada di daratan, seperti Kolaka Utara, Konawe Utara, Konawe, dan Konawe Selatan. Sementara untuk daerah yang berada di kepulauan ancaman banjirnya dalam kategori sedang.

Meskipun demikian, ia mengimbau agar tetap waspada karena daerah kepulauan berdasarkan hasil analisis kerentanan bencana di BPBD, yakni bencana angin puting beliung dan tingginya pasang gelombang serta abrasi pantai.

“Untuk itu, kami meminta kepada masyarakat Sultra harus tetap waspada memasuki awal tahun 2021 ini. Karena angin kencang bisa terjadi di mana saja,” pungkasnya. (ds)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar