Pemkot Kendari Lanjutkan Penyaluran Bansos Untuk 34.948 KPM

Kepala Dinas Sosial kota kendari, Indra Muhammad

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Pemerintah Kota Kendari, akan melanjutkan penyaluran sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada 34.948 keluarga penerima manfaat (KPM) warga terdampak COVID-19 tahun 2021 guna membantu pemulihan ekonomi di daerah itu.

“Bantuan sosial ini masih akan terus dilanjutkan, demi mendorong pemulihan ekonomi nasional,” kata Kepala Dinas Sosial Kendari, Indra Muhammad, di Kenari, Rabu.

Dikatakan, bantuan sosial yang tetap lanjut untuk perlindungan sosial di tahun 2021 adalah Program Keluarga Harapan (PKH) karena program ini merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Disebutkan, penerima bansos tersebut terdiri program PKH 7.209 (KPM), penerima BLT Kendari 20.609 KPM, dan penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) sebanyak 7.130 KPM sehingga totalnya 34.948 KPM.

“PKH ini akan disalurkan tiap tiga bulan dan untuk penyaluran PKH ini masyarakat langsung saja mengambil melalui bank BRI dengan membawa persyaratan yang seperti KTP dan KK,” katanya.

Selain itu kata dia, ada program bantuan sosial Kartu Sembako atau Bantuan Pangan Non tunai adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulan melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong yang bekerjasama dengan bank.

“Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program ini merupakan bantuan uang kepada keluarga miskin untuk mengurangi dampak pandemi COVID-19. Bantuan ini untuk keluarga miskin yang memenuhi kriteria, namun begitu BLT ini belum diketahui sampai kapan akan disalurkan untuk masyarakat. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini dapat di ambil Kantor Pos masing – masing wilayah,” katanya.

Dinas sosial kata dia, tetap mengupdate data-data penerima bantuan sosial, tujuannya agar bantuan tersebut tersalurkan dengan tepat dan jika ada yang sudah pindah atau meninggal dunia bisa segera dihapus dari daftar penerima bansos tersebut.

Baca Juga !
Tinggalkan komentar