Sebanyak 8.216 Warga Sulawesi Tenggara Sembuh Dari COVID-19

Listen to this article
TNI-Polri saat melakukan sidak protokol kesehatan sekaligus membagikan masker kepada masyarakat di pasar tradisional di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (5/2/2021).

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI- Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan sebanyak 8.216 warga di provinsi itu sembuh dari infeksi SARS-CoV-2 per 6 Februari 2021 setelah ada penambahan 83 orang.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Sabtu, mengatakan pasien sembuh hari ini 83 orang berasal dari tiga daerah di Sulawesi Tenggara.

“Hari ini pasien sembuh terbanyak dari Kabupaten Kolaka Utara sebanyak 72 orang, Muna dua orang dan Kota Kendari bertambah tujuh orang,” kata Rabiul.

Sementara penambahan kasus positif tercatat 33 orang dengan rincian Kabupaten Wakatobi dan Buton Selatan masing-masing satu orang, Bombana dua orang, Konawe Utara lima orang, Kolaka 13 orang, Kota Kendari tujuh orang, dan Baubau empat orang.

“Total kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Sulawesi Tenggara menjadi 9.656 orang,” tutur Rabiul.

Ia menyampaikan untuk data pasien COVID-19 yang meninggal di Sulawesi Tenggara tidak ada penambahan tetap tercatat 182 orang.

Sebaran 182 kasus meninggal COVID-19 di Sultra terbanyak di Kota Kendari ada 56 orang, kedua Baubau 23 orang, ketiga Kabupaten Konawe 16 orang, selanjutnya Konawe Selatan 14 orang, Muna dan Kolaka masing-masing 13 orang, Kabupaten Kolaka Utara sembilan orang.

Berikutnya, Buton dan Bombana masing-masing delapan orang, Buton Utara tujuh orang, Kolaka Timur empat orang, Buton Selatan tiga orang. Kemudian Wakatobi, Muna Barat, dan Buton Tengah masing-masing dua orang, Kabupaten Konawe Utara dan Konawe Kepulauan masing-masing satu orang

Oleh karena itu, ia meminta kepada semua pihak yang menjalankan aktivitas agar menaati protokol kesehatan meskipun saat ini telah ada vaksin, guna menekan angka kasus COVID-19 di daerah itu.

“Kita harapkan seluruh masyarakat patuh menerapkan 3M saat menjalankan aktivitas, menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, agar kita bisa menekan angka kasus COVID-19,” kata pria yang akrab disapa Dokter Wayong itu.

Baca Juga !
Tinggalkan komentar