Kemenkumham-BLK Kendari Beri Keterampilan Kerja Narapidana

Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu (tengah) dan Kepala Divisi pemasyarakatan Kemenkumham Sultra Muslim (kedua kiri) saat MoU kerjasama memberikan keterampilan kerja narapidana atau warga binaan di UPT Kemenkumham Sultra. (Foto:Humas BLK Kendari)

 

DINAMIKASULTRA.COM,KENDARI-Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menjalin kerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari dalam memberikan keterampilan kerja bagi nararapidana atau warga binaan.

Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu di Kendari, Sabtu mengatakan bahwa pihaknya siap untuk memberikan keterampilan kerja bagi warga binaan, namun terkait bidang yang akan dilatih nanti akan menyesuaikan dengan program dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), dan Balai Pemasyarakatan di Sultra.

“Kita akan melakukan kegiatan pelatihan dalam bentuk kerja sama dengan Kemenkumham melatih warga binaan, saudara-saudara kami sesuai dengan yang diprogramkan oleh pihak Lapas oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tenggara termasuk waktunya kapan dimulai, kami akan siap,” kata Polondu.

Pihaknya juga menyampaikan berterima kasih karena diberikan kepercayaan oleh Kemenkumham Sultra untuk ikut andil dalam meningkatkan keterampilan kompetensi warga binaan.

“Di 2020 kami sudah terlibat untuk meningkatkan keterampilan warga binaan di Lapas Kelas IIA Kendari serta Lapas Perempuan Kelas IIIA Kendari dan Alhamdulillah di tahun ini kami masih dipercaya untuk terus memberikan manfaat bagi saudara-saudara kami yang masih tersesat jalannya,” ujar dia.

Ia memastikan akan menyiapkan instruktur terbaik di BLK Kendari untuk melatih para warga binaan sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa bermanfaat. Namun, kondisi itu perlu ditunjang dengan kesungguh-sungguhan warga binaan mengikuti pelatihan.

“Akan ada sertifikat yang diberikan kepada warga binaan sebagai bukti telah mengikuti pelatihan dari BLK Kendari dan sertifikat itu dapat digunakan untuk mempermudah mereka mencari lapangan kerja atau menarik kepercayaan masyarakat atas ilmu dan keterampilan yang diperoleh ketika membuka lapangan usaha secara mandiri,” bebernya.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) berharap jika apa yang diperoleh dari pelatihan dapat dimanfaatkan dengan baik dan tidak lagi kembali ke jalan yang sesat.

 

Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu (Foto:Humas BLK Kendari)

 

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham Sultra Muslim menuturkan kerjasama yang dibangun dilakukan dengan berbagai pihak untuk revolusi digital yang implementatif.

“Kerjasam ini tujuannya hanya untuk meningkatkan kemandirian bagi warga binaan,” katanya.

Menurutnya dalam peningkatan kemandirian bagi warga binaan tidak dapat dilakukan pihak Kemenkumham secara mandiri, tetapi dibutuhkan pihak-pihak lain salah satunya BLK Kendari.

“Kondisi ini yang membuat kami perlu menjalin sinergitas dengan berbagai pihak, dengan harapan para warga binaan yang saat ini tersesat jalannya bisa kembali ke jalan yang benar sehingga bermanfaat, baik itu untuk dirinya, keluarganya dan masyarakat luas,” kata Kadivpas Kemenkumham Sultra Muslim.

Baca Juga !
Tinggalkan komentar