Wakil Bupati Butur: Ahali, SH.,MH Dari Polisi ke Politisi

Wakil Bupati Butur, Ahali,SH.,MH yang rela pensiun dini dari anggota Kepolisian Republik Indonesia dengan pangkat Kompol, memilih terjun kedunia politik untuk membangun Buton Utara daerah kelahirannya.

 

Perjalanan hidup dan karir seseorang tak ada yang bisa menakarnya, kecuali diri orang itu yang berusaha mengejar impian dan Allah yang menentukan atas segala usaha dan perjuangan umatnya.

Sebut saja Ahali, yang terlahir sebagai anak dari seorang petani, kariernya terus bersinar, hingga kemudian menjadi Wakil Bupati mendampingi Ridwan Zakaria sebagai Bupati Buton Utara periode 2021-2026.

Terlahir di sebuah kampung terpencil di Desa Mata yang jauh dari keramaian dan belum terjangkau aliran listrik pada 30 Desember tahun 1966 lalu, tak membuat bapak dari lima orang anak ini menjadi kerdil.  Bahkan dalam darahnya mengalir jiwa pejuang untuk merubah nasib diri dan keluarganya.

Dengan jabatan dan kewenangan yang dimilikinya saat ini sebagai wakil bupati, tekadnya semakin bulat untuk merubah wajah daerah kelahirannya, Buton Utara  menjadi lebih maju setara dengan daerah lainnya yang sudah lebih duluan maju.

Ahali, didampingi istri tercinta dan anak-anaknya, satu dari anak pertamanya juga adalah anggota POLRI.

DATA KELUARGA

 AHALI,SH.,MH                     : Wakil Bupati Butur Periode (2021-2026)

AMALIA                                 : Istri

ADE DESMIAR                    : Anak pertama (Polri)

INDRIYATI                             : Anak kedua (Siswa)

APRILIA WIRAB SARI        : Anak ketiga (Pelajar)

IDHAM RIZKI                       : Anak keempat (Pelajar)

ANDINI KEMALA DEWI    : Anak kelima (Pelajar)

Suami dari Amalia ini, mulai meniti karier di Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sejak tahun 1990, dengan pangkat Sersan Dua (Serda) lalu melejit hingga pangkat Kompol di pundak pada tahun 2014.

Berkat keuletan dan etos kerja yang baik, dirinya terus mendapat perhatian dari pimpinan hingga dipercayakan menduduki 13 jabatan strategis dilingkungan Polda Sultra. Mulai dari jabatan pertama yang diembannya sebagai Panit Idik Subdit Provos Bid Propam tahun 2002, Kapolsek Sampara, Kapolsek Kulisusu, Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara, Kasat Reskrim Polres Wakatobi sampai dengan jabatan terakhir sebagai Ps. Kasubdit I Tipid Indagsi Dit Reskrimsus Polda Sultra  ditahun 2020, sebelum memutuskan pensiun dini dan memilih jalur politik sebagai tempat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Meninggalkan institusi Polri  dengan pangkat di pundak dan jabatan yang tengah bersinar, bukan tanpa pertimbangan yang matang. Dirinya memilih mendampingi Ridwan Zakaria maju calon bupati Butur karena optimis akan memenangkan Pilkada Butur 9  Desember 2020.

Satu hal yang ingin dilakukannya paling awal setelah  dilantik tanggal 26 Februari 2021, mendapingi bupati Ridwan Zakaria adalah menjawab keresahan masyarakat, melakukan pembenahan infrastrukstur jalan yang rusak parah di wilayah Kabupaten Buton Utara  agar dapat diakes dengan muda oleh masyarakat.

Kompol Ahali,SH.,MH saat masih aktif di Polda Sulawesi Tenggara.

 

DATA RIWAYAT JABATAN DI INSTITUSI POLRI

No. Jabatan T.M.T
1. PANIT IDIK SUBDIT PROVOS BID PROPAM POLDA SULTRA 30 – 09 – 2002
2.  PANIT 1 UNIT 1 SAT 2 DIT RESKRIM POLDA SULTRA 21 – 05 – 2003
3. KAPOLSEK SAMPARA POLRES KONAWE 25 -01 – 2005
4. PANIT 2 UNIT 2 SAT 3 OPSNAL DIT RESKRIM POLDA SULTRA 25 – 1 – 2007
5. KASAT RESKRIM POLRES KOLAKA UTARA 25 – 07 – 2007
6. PANIT 1 UNIT 2 SAT 2 OPSNAL DIT RESKRIM POLDA SULTRA 11 – 02 – 2009
7. KASAT RESKRIM POLRES WAKATOBI 27 – 06 – 2010
8.  PANIT 2 UNIT 2 SUBDIT IV DI RESKRIMSUS POLDA SULTRA 14 – 09 – 2012
9. KANIT 1 SUBDIT IV DIT RESKRIMSUS  POLDA   SULTRA 30 – 9 – 2013
10. KANIT I SUBDIT III DIT RESKRIMSUS POLDA SULTRA 05 – 08 – 2014
11.  PARIK IV ITWASDA POLDA SULTRA 27  – 08 – 2015
12  KAPOLSEK KULISUSU POLRES MUNA 16  -01   -2018
13 Ps. KASUBDIT I TIPID INDAGSI DIT   RESKRIMSUS POLDA SULTRA 27 – 01 – 2020

 

Dengan latar belakang lebih banyak berkecimpung sebagai penyidik selama bertugas mengenakan seragam baju coklat,  maka hal ini sangat mendukung dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil bupati, dimana salah satu fungsi dari wakil bupati adalah Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Yang tugasnya melakukan pembenahan secara kedalam terkait sumberdaya PNS, meliputi kedisiplinan dan tugas-tugas PNS lainnya, untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.(adv)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar