TNI AL Latihan Pengamanan VVIP Di Sorong

Dengarkan Versi Suara
Prajurit Komando Armada III sedang mengikuti materi pengamanan VVIP di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (12/10/2021).

 

DINAMIKASULTRA.COM,SORONG-Komando Armada III dan jajaran menyelenggarakan latihan pengamanan very very important person (VVIP) aspek laut di wilayah Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (12/10).

Latihan pengamanan VVIP yang dijadwalkan selama 10 hari ke depan ini melibatkan sejumlah alutsista, antara lain kapal perang satu unit, kapal angkatan laut satu unit, patkamla dua unit, sea rider dua unit, dan ratusan prajurit.

Latihan tersebut juga mengedepankan penanganan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat.

Latihan tersebut dimulai dengan pengarahan awal Panggilan Komando Armada III yang diwakili oleh Kepala Staf Komando Armada III Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho kepada prajurit yang terlibat dalam latihan.

Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 mengamanatkan bahwa pengamanan VVIP menjadi tugas dan tanggung jawab TNI.

Oleh karena itu, TNI Angkatan Laut dalam hal ini Komando Armada III sebagai bagian integral penting kekuatan TNI mendapatkan tugas dan tanggung jawab melaksanakan pengamanan tamu VVIP pada saat berada di wilayah kerjanya, yakni Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

“Agar operasi pengamanan VVIP dapat dilaksanakan secara terencana ataupun insidental, diperlukan kemampuan dan keterampilan dari setiap prajurit serta kesiapan alutsista jajaran Koarmada III dalam pengamanan VVIP dengan baik sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Dikatakan pula bahwa latihan pengamanan VVIP 2021 yang diselenggarakan kali ini merupakan implementasi dari kebijakan pembinaan kemampuan personel maupun alutsista.

Adapun tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan satuan jajaran Komando Armada III agar memiliki kemampuan yang andal untuk melaksanakan tugas pengamanan VVIP sehingga dapat berhasil, berdaya guna, dan terintegrasi dalam rangka kesiapsiagaan operasional satuan jajaran wilayah kerja.

Pelaksanaan latihan dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap pertama pembekalan, tahap kedua dril teknis dan taktis serta tahap ketiga manuvra lapangan dengan melaksanakan skenario secara utuh.

Ia menyebutkan materi latihan meliputi pengetahuan tentang VVIP dan prosedur pengamanannya, evakuasi darurat, pengamanan area pesisir dan pelabuhan, evakuasi medik, dan kesehatan lapangan atau P3K.

Baca Juga !
Tinggalkan komentar