Federasi Kempo Indonesia (FKI) Juara Umum Kedua di Kejuaraan Dunia IKF-17 Antyla Turki

Listen to this article
Bendera merah putih berkibar di Antyla Turki, setelah Federasi Kempo Indonesia dengan hanya kekuatan 14 orang atlet mampu memposisikan diri pada  juara 2 umum  kategori tradisional kempo setelah Spanyol  dan juara  umum ke-4  kategori all overnation  pada kejuaran dunia International Kempo Federation (IKF) ke-17 yang diikuti 29 negara di Antyla, Turki berlangsung mulai tanggal 25-31 Oktober 2021.

 

DINAMIKA SULTRA.COM, TURKI- Federasi Kempo Indonesia (FKI) berhasil memenangkan kompetisi kejuaran dunia International Kempo Federation (IKF) ke-17 yang diikuti 29 negara di Antyla, Turki berlangsung mulai tanggal 25-31 Oktober 2021.

Pada kejuaraan ini Indonesia menempati juara umum ke-2    kategori tradisional kempo  setelah Spanyol dan juara 4 all overnation, dengan total perolehan medali sebanyak 20 medali, terdiri dari 8 medali Emas, 5 medali Perak, dan 7 medali Perunggu.

Kontingen FKI menuju Turki dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Kempo Indonesia (PP FKI), Timbul Thomas Lubis dengan kekuatan 14 atlet terdiri dari 11 putra dan 3 putri.

Dengan persiapan matang melalui training camp (TC) yang dipimpin Kepala Pelatih Elisabeth Prahmanawaty sejak awal Oktober di Villa Gloryland, Cisarua, Bogor, Jawa Barat membuahkan hasil gemilang, dan seharusnya prestasi ini bisa membuka mata dunia olah raga di Indonesia, terutama Komite Olahraga Nasonal Indonesia (KONI), untuk segera memasukan FKI di KONI.

Sebanyak 14 atlet yang diturunkan masing-masing Muhammad Salahuddin Kevin Santosa (Jawa Timur) Ramandaka Ismail (DKI Jakarta) Muhamad Rizal (DKI Jakarta) Ahmad Kurniawan (DKI Jakarta) Angga Kusuma Bangsa (DKI Jakarta) Theo Renaldy Paputungan (DKI Jakarta) Muhammad Gilang Ramadhan (Jambi) Aprilianus Marko Jolo Jahang (DKI Jakarta) Doni Samuel Harega (NTT) Mulya Ladriman Sitanggang (Lampung) Raden Setya Gunawan (DKI Jakarta) Tuti Nurlima (Jawa Barat) Vallensia Fahira Hotmauli (DKI Jakarta) Lorena Ayu Saputri (DKI Jakarta) bertanding di dua nomor berbeda, yakni traditional kempo division dan fighting kempo division Federasi Kempo Indonesia (FKI) berhasil menggondol medali sebanyak 20 medali terdiri dari 8 medali emas, medali perak 5 dan medali perunggu 7 hingga kemudian mengokohkan diri pada posisi juara umum ke-dua tradisional kempo setelah Spanyol. dan juara 4 all overnation.

Atlet penyumbang 8 medali emas masing-masing, 1. Aprilianus Marko Jahang pada Kata Individual Male (16-18 tahun), 2. Doni Samuel Harefa pada Kata Individual Male (21), 3. Raden Setya Gunawan – Mulya L Sitanggang pada kelas Master Srlf-Defence (38+), 4. Tuti Nurlima – M Gilang Ramadhan pada kelas (Mix Self-Defence 21-38), 5. M Rizal – Ramandaka Ismail (Male Self-Defence -21), 6. Tuti Nurlima-Valen Vahira-Lorena (Kata Syncronic Female), 7. Doni Samuel Harefa-M Rizal-Ramandaka (Kata Syncronic Male 21-38) dan 8. Theo Paputungan (Semi kempo)

Atlet penyumbang lima medali perak masing-masing 1. M Rizal (Kata Individual Male 18-20 tahun), 2. Theo Paputungan-Angga Kusuma Bangsa (Male Self-Defence 21-38), 3. Lorena Saputri – Valen Fahira (Self-Defence Female 21-38), 4. M Salahuddin Kevin Santosa-Aprilianus Marko Jahang (Male Self-Defence -21) dan 5. Ramandaka Ismail (Semi Kempo Male).

Sementara tujuh medali perunggu dipersembahkan, 1. Lorena-Ahmad Kurniawan pada kelas (Mix Self-Defence 21-38), 2. M Gilang Ramadhan-Ahmad Kurniawan (Male Self-Defence 21-38), 4. M Salahuddin Kevin Santosa (Male Self Defence 16-18), 5. Ahmad Kurniawan-Theo Paputungan-Angga Kusuma Bangsa (Kata Syncronic Male 21-38), 6. Valensia Vahira (Semi Kempo Female) dan 7. Ahmad Kurniawan (Semi Kempo).

Timbul Thomas Lubis jauh sebelumnya mengaku optimis atlet FKI bisa membawah pulang hasil yang terbaik, setelah melihat potensi atlet saat mengikuti TC. “Kesempatan peluang besar sudah saya prediksi ada di nomor traditional kempo, untuk itu saya mengambil keputusan untuk memimpin lansung tim dan berangkat dengan kekuatan 21 orang kontingen, terdiri dari 14 atlet, 4 wasit dan 3 oficial,” jelas Timbul Thomas Lubis.

Perolehan medali FKI pada kejuaraan dunia kali ini sekaligus memenuhi harapan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yassona H Laoly sebagai Dewan Kehormatan PP FKI, yang melepas keberangkatan atlet menuju kejuaran Kempo Internasional di Antyla -Turki, yang meminta atlet untuk bermental juara. (ds/tim).

Baca Juga !
Tinggalkan komentar