Cuaca Ekstrim Pelayaran Feri Kolaka Bajoe Ditutup

DINAMIKASULTRA.COM, KOLAKA – Kecepatan angin yang berkisar 10-26 knot dengan kecepatan angin tertinggi berada di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, laut Flores dan laut Banda mengakibatkan gelombang tinggi.
Ketinggian gelombang laut berkisar 1,26 – 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan termasuk teluk Bone bagian selatan, perairan Bonerate bagian utara dan selatan.
Dengan demikian BMKG Makassar mengeluarkan surat peringatan menutup sementara penyeberangan feri Kolaka, Sulawesi Tenggara menuju Bajoe Sulawesi Selatan, sampai dengan kondisi cuaca kembali normal.
Alasan cuaca buruk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan surat edaran menutup sementara pelayaran Kolaka (Sulawesi Tenggara) menuju Bajoe (Sulawesi Selatan).
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Sangia Ni Bandera Kabupaten Kolaka, Danu Triatmoko yang dikonfirmasi, Senin menjelaskan berdasarkan surat peringatan dini yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Makassar terdapat pola sirkulasi terbuka di perairan Arafuru yang menyebabkan tarikan angin sehingga membentuk daerah konvergensi atau daerah pertemuan angin di selat Makassar, teluk Bone, Sulawesi Selatan dan laut Banda.
Atas kondisi alam yang tidak bersahabat tersebut para nelayan untuk sementara waktu dihimbau untuk tidak melaut karena adanya angin kencang dan gelombang tinggi untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut. Sampai dengan kondisi cuaca kembali normal. (ds/bdn).