Pemkab Sampang Gratiskan Layanan Kesehatan Dengan Menunjukkan E-KTP

Dengarkan Versi Suara
Peluncuran program Universal health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (19/8/2022). (Kominfo Sampang)

 

DINAMIKASULTRA.COM, SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang, Jawa Timur menggratiskan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kurang mampu hanya dengan menunjukkan KTP elektronik.

Menurut Bupati Sampang Slamet Junaidi di Sampang, Jumat, langkah itu dilakukan karena masih banyak warga miskin dan kurang mampu di Sampang yang belum memegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Maka, agar layanan kesehatan tidak terkendala masalah administratif itu, kami berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan agar mereka tetap bisa menggunakan layanan kesehatan gratis hanya dengan menunjukkan KTP elektronik,” katanya, seusai meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) di Pendopo Pemkab Sampang.

Universal health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta merupakan program yang dicanangkan pemerintah untuk menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif.

Program ini merupakan program dari organisasi kesehatan dunia (WHO) yang diluncurkan pada 2019, dan akan berlangsung hingga 2023 oleh semua negara anggota WHO, termasuk Indonesia.

Kabupaten Sampang, merupakan salah satu kabupaten di Pulau Madura yang tercakup program ini.

Menurut Bupati Slamet Junaidi, yang menjadi kendala selama ini, pada kartu peserta program BPJS Kesehatan, dan oleh karena itu pihaknya mengambil kebijakan dengan cara cukup menunjukkan KTP elektronik saat hendak berobat.

“Saya sudah sampaikan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang agar para petugas memahami hal ini, termasuk dengan BPJS Kesehatan. Tentunya kartu akan tetap diurus sambil berjalan,” katanya.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengaku kagum dengan peran aktif Pemkab Sampang dalam memfasilitasi layanan kesehatan kepada masyarakat miskin dan kurang mampu di wilayah itu.

“Perkembangan kabupaten Sampang sangat pesat. Ini belum penghujung tahun, akan tetapi, capaian BPJS kesehatan di angka hampir sempurna,” katanya.

Ali Gufron menambahkan, target peserta program jaminan kesehatan nasional melalui BPJS Kesehatan secara nasional tahun ini sebesar 98 persen, akan tetapi di Kabupaten Sampang hingga kini sudah mencapai 97,52 persen.

“Jadi, hanya kurang lebih 23.000 orang lagi, untuk mencapai 100 persen. Jadi, bagi Sampang cakupan peserta BPJS Kesehatan ini bukan masalah,” katanya, menjelaskan.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar