Bulog NTT Salurkan 2.810 Ton Beras Untuk Stabilisasi Harga

Listen to this article

 

Sejumlah warga berpose sambil memegang beras yang dibeli dalam kegiatan operasi pasar yang digelar Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur. (ds/ANTARA/HO-Humas Perum Bulog Kantor Wilayah NTT)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KUPANG – Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur menyalurkan sebanyak 2.810 ton beras untuk menjaga stabilisasi harga beras di masyarakat yang tersebar di provinsi kepulauan ini.

“Sebanyak 2.810 ton beras kami gelontorkan ke masyarakat dengan harga terjangkau melalui kegiatan operasi pasar yang tersebar di seluruh NTT,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah NTT Mohamad Alexander dalam keterangan yang diterima di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan dukungan Bulog dalam menjaga stabilitas harga komoditi beras di Nusa Tenggara Timur.

Alexander menjelaskan penyaluran ribuan ton beras itu merupakan pelaksanaan Program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) di 2022. Beras yang disalurkan ke masyarakat, kata dia dengan harga terjangkau berkisar dari 8.800-9.000 per kilogram.

“Beras yang disalurkan juga berkualitas bagus dengan harga yang kompetitif sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkannya,” katanya.

Alexander mengatakan Program KPSH yang sudah berjalan lancar sepanjang 2022 ini akan terus dilakukan secara masif agar tidak ada gejolak harga di tingkat konsumen.

“Masyarakat jangan khawatir, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat dengan harga terjangkau walau di pasaran ada sedikit kenaikan harga setelah adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak,” katanya.

Alexander menambahkan Bulog akan menggunakan seluruh unit kerja yang ada di daerah-daerah untuk menjamin ketersediaan pangan bagi kebutuhan masyarakat.

“Kami pastikan juga bahwa seluruh jaringan mitra kami sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara offline maupun online, juga outlet-outlet binaan Bulog seperti Rumah Pangan Kita yang tersebar di seluruh NTT,” katanya. (ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar