PT KBI Raih Penghargaan BUMN Terbaik Berkat Transformasi Digital

Dengarkan Versi Suara
Direktur PT KBI (Persero) Fajar Wibhiyadi. (ds/ANTARA/HO-Humas PT KBI (Persero))

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Perusahaan BUMN yang bergerak dalam kliring penjaminan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) meraih penghargaan BUMN terbaik berkat transformasi digital yang diterapkannya.

PT KBI meraih predikat”Sangat Bagus” dalam ajang “The Best State Own Enterprise Award 2022”.

“Catatan kinerja KBI tahun 2021 ini merupakan hasil upaya transformasi, peningkatan layanan serta inisiasi bisnis yang dijalankan. Dari sisi transformasi, sepanjang tahun 2021 KBI telah menjalankan transformasi secara menyeluruh, baik transformasi bisnis, sumber daya manusia, serta teknologi informasi,” kata Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT KBI dalam siaran pers pada Sabtu.

KBI telah melakukan upaya digitalisasi dalam kegiatan usaha sehingga tetap bisa menjalankan perannya sebagai lembaga kliring maupun sebagai pusat registrasi resi gudang dengan maksimal, yang tentunya dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Sedangkan dalam hal layanan, dalam situasi pandemi COVID-19 yang sebagian pemangku kepentingan melakukan kegiatan secara online, KBI terus memberikan layanan prima. Dari sisi inovasi bisnis, di tahun 2021 KBI telah memulai pengembangan bisnis baru yaitu sebagai lembaga kliring pasar fisik timah dalam negeri.

Biro Riset Infobank sebagai penyelenggara penghargaan telah melakukan penilaian secara independen dari beberapa aspek, yaitu pertumbuhan, aktiva lancar / kewajiban jangka pendek, Solvabilitas, Biaya Operasional / Pendapatan Operasional (BO/PO), serta Rentabilitas.

Sepanjang tahun 2021 PT Kliring Berjangka Indonesia berhasil mencatatkan laba bersih, KBI berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp101,6 miliar, atau mengalami peningkatan 53 persen dibandingkan tahun 2020 dengan laba bersih sebesar Rp66,4 miliar.

Peningkatan laba bersih ini ditopang dari pertumbuhan pendapatan operasional tahun 2021 yang meningkat sebesar 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di tahun 2021, KBI berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar Rp189,5 miliar, sedangkan di tahun 2020 pendapatan operasional yang diperoleh mencapai Rp170 miliar.

Kinerja baik KBI juga terlihat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Di tahun 2017, KBI mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,4 miliar. Tahun 2018 sebesar Rp27,5 miliar, tahun 2019 sebesar Rp50,3 miliar, tahun 2020 sebesar Rp66,4 miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp101,6 miliar.

Dalam kurun waktu lima tahun tersebut, KBI juga secara konsisten mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional, yaitu di tahun 2017 sebesar Rp48,5 miliar. Tahun 2018 sebesar Rp70,8 miliar, tahun 2019 sebesar Rp112,5 miliar, tahun 2020 sebesar Rp170 miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp189,5 miliar.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar