Dinkes Sulbar Lakukan Pemeriksaan Ulang Data Kesehatan

Listen to this article

 

 

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan kegiatan validasi data kesehatan untuk kebutuhan informasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Mamuju, Minggu (25/9/2022) (ds/ANTARA Foto/M Faisal Hanapi )

 

DINAMIKA SULTRA.COM, MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melakukan kegiatan pemeriksaan ulang data kesehatan untuk kebutuhan informasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Dinkes Sulbar Drg Asran Masdy, Skg,M.AP di Mamuju, Senin mengatakan kegiatan validasi kesehatan di Sulbar diikuti perwakilan Dinas Kesehatan seluruh Kabupaten di Sulbar dan petugas Dinkes Sulbar.

Ia mengatakan, validasi data kesehatan dilaksanakan karena data kesehatan sangat penting dan menjadi kebutuhan prioritas dalam informasi di bidang kesehatan.

“Data kesehatan akan memberikan kriteria serta indikator strategis bersifat nasional dan global untuk menjadi acuan dalam meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan kepada masyarakat,” katanya.

Menurut dia, data kesehatan juga penting, sebagai data rutin untuk menjadi penyusunan profil kesehatan, selain itu menjadi kebutuhan data pada standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan.

Kemudian lanjutnya, data kesehatan dapat menjadi rujukan sebagai data dasar pelayanan puskesmas, dan data penunjang kesehatan lain seperti data dalam menyusun sasaran program bidang kesehatan.

“Informasi kesehatan yang berkualitas dihasilkan dari data kesehatan yang juga berkualitas, dan kualitas data kesehatan diantaranya dapat diukur melalui validasi data kesehatan,” katanya.

Ia menyampaikan, dengan data kesehatan yang divalidasi dengan baik akan memberikan kontribusi terhadap kualitas dan informasi yang dihasilkan dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, maka kualitas data kesehatan juga harus ditingkatkan dengan sistem validasi data kesehatan yang melibatkan lintas program kesehatan dan juga lintas sektor,” katanya.

Ia juga mengatakan, Dinkes Sulbar dan
Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah bekerja sama dalam program implementasi Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) di Sulbar

Ia mengatakan ASDK merupakan salah satu sistem informasi elektronik yang diadopsi untuk mendukung penguatan sistem kesehatan nasional.

Ia mengatakan ASDK dapat memfasilitasi pengumpulan, pengolahan, dan analisis data kesehatan di setiap daerah untuk kepentingan peningkatan pelayanan kesehatan.

“ASDK ini akan membuat tata kelola data kesehatan lebih bagus serta memberikan kontribusi pada tata kelola yang baik dalam rangka mendukung pembangunan kesehatan berkelanjutan ke depannya,” katanya.

Ia menyampaikan ASDK ini mencakup data penyakit, data fasilitas kesehatan, data SDM kesehatan dan data anggaran untuk pembangunan kesehatan di daerah, agar lebih terarah dan mampu meningkatkan pembangunan kesehatan masyarakat.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar