APAVMI Majukan Kegiatan Usaha Audio-Video di Kalteng

Listen to this article
Pengurus DPP dan DPD APAVMI Kalteng beserta Kepala Diskominfosantik Kalteng Agus Siswandi foto bersama usai pres rilis di ruang Eka Hapakat kompleks perkantorang Gubernur Kalteng,Palangka Raya, Selasa (27/9/2022). (ds/ANTARA/Jaya Wirawana Manurung.)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Sekjen Asosiasi Penggiat Peralatan Audio dan Video Musik Indonesia (APAVMI) Stevanus Novan Hardiyanto memastikan, pihaknya akan memberikan kontribusi terhadap peluang bisnis dan memajukan usaha peralatan audio dan video di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Pengurus DPP APAVMI terdiri dari pelaku besar peralatan audio maupun video musik di Indonesia. Jadi, nantinya informasi seputar audio dan video musik ke Kalteng akan mengalir lebih cepat,” kata Stevanus saat keterangan pers rencana pelantikan Pengurus DPD APAVMI Kalteng periode 2022-2026 di Palangka Raya, Kalteng, Selasa.

Menurut dia, kontribusi tersebut dilakukan melalui pemberian informasi terkait kualitas dan harga peralatan audio ataupun video serta kegiatan yang akan dilaksanakan.

APAVMI baru terbentuk, kata dia, dan hanya ada 10 DPD di seluruh Indonesia. Untuk di Pulau Kalimantan, baru Kalteng yang mempunyai DPD APAVMI, di mana Ketua DPD APAVMI Kalteng diberikan mandat kepada Ida Mustika, dan rencananya dilantik pada Rabu (28/9) pukul 08.00 WIB di ruang Eka Hapakat, kompleks perkantoran Gubernur Kalteng.

“Rencananya Pengurus DPD APAVMI Kalteng dilantik langsung oleh Sekretaris Jenderal APAVMI Johannes Martin Wijaya. DPD APAVMI Kalteng merupakan yang pertama untuk tingkat DPD yang dilantik,” kata Stevanus.

Sementara itu, Ida Mustika selaku penerima mandat Ketua DPD APAVMI Kalteng periode 2022-2026 mengaku bersyukur mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi Kalteng, terkhusus Sekda Kalteng. Bahkan, sejumlah pejabat di provinsi ini bakal turut menjadi pengurus APAVMI Kalteng.

“Para pejabat yang bakal jadi pengurus APAVMI Kalteng itu memang memiliki talenta, kapasitas dan kesungguhan dalam bidang peralatan audio dan video musik di provinsi ini. Semua pengurus APAVMI Kalteng yang nanti dilantik juga punya kapasitas. Tidak asal tunjuk orang,” kata Ida Mustika.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kalteng Agus Siswandi yang turut hadir dalam keterangan pers itu mengatakan bahwa kehadiran APAVMI di Kalteng harapannya dapat membantu pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota dalam mengantisipasi kebocoran data.

Sebab, kebocoran data pemerintahan, berdasarkan informasi yang diterima dirinya, tidak hanya melalui situs ataupun administrasi, namun juga audio dan video pada saat rapat penting.

Dia mengakui bahwa peralatan audio yang dimiliki pemerintah daerah, terkhusus organisasi perangkat daerah (OPD) belum sepenuhnya terbaik, hal itu terlihat dari suara di ruang rapat masih terdengar jelas di luar. Padahal rapat yang dilaksanakan sangat penting dan untuk sementara belum dapat disampaikan ke khalayak ramai.

“Bukan hanya audio di pemerintahan, tapi di rumah ibadah dan tempat lainnya juga kami lihat masih kurang. Jadi, memang perlu ada pembenahan ke depannya berkaitan dengan peralatan audio dan video di Kalteng,” kata Agus yang juga bakal dilantik menjadi Wakil Ketua APAVMI Kalteng.

Ia berharap APAVMI dari tingkat pusat hingga daerah, ke depannya bisa merekomendasi peralatan audio dan video kepada pemerintah di Kalteng. Rekomendasi itu harapannya bisa ditindaklanjuti dengan menjalin kerja sama dengan Disperindag, agar menjadi kategori dalam proses pembelian di tingkat OPD.

“Jadi, ke depannya tidak ada lagi kebocoran data dan informasi terkait pemerintahan yang berasal dari audio ataupun video,” ucap Agus.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar