Pj Mubar Canangkan Pasar Sentral, Tinjau Langsung Proses Pembangunannya

DINAMKA SULTRA.COM, MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten Muna Barat terus melakukan pembenahan, salah satunya disektor perdagangan. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat yang turun langsung pada Rabu (12/10/2022) lalu, memonitoring lokasi pasar di dua tempat untuk di progreskan dalam pembangunan pasar sentral maupun pasal rakyat.
Pj. Bupati Muna Barat, Bahri, menilai bahwa progres pembangunan dua pasar, yakni di Desa Suka Damai dan di pasar Kambara, tidak sesuai progres waktu. Sangat jauh berbeda dengan pembangunan di pasar lainnya yang juga sedang dalam pembangunan.
“Lebih cepat pembangunan pasar Kambara daripada pasar Suka Damai, ternyata setelah dicek ditemukan distribusi bahan yang terlambat, tapi targetnya akhir Desember selesai,” tuturnya, Jumat (14/10/2022).
Ia menambahkan antara progres fisik dan keuangan harus sesuai dengan pembangunan yang dikerjakan, maka proses pembangunan pasar melalui tugas pembantuan ini harus digenjot agar masyarakat dapat menempati kios-kios pasar, sehingga aktivitas di pasar kembali lancar.
Lebih lanjut Bahri mengatakan bahwa pasar merupakan tempat proses transaksi ekonomi, maka dengan adanya pasar, inflasi dapat diketahui serta dapat kendalikan.
“Kita tekankan pada kontraktor untuk cepat kerjakan supaya cepat digunakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Juru Bicara Bupati Muna Barat, Fajar Fariki, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pj Bupati telah mampu memotret dengan jelas problem serius yang dihadapi masyarakat dengan segera mengambil langkah dalam menindaklanjuti solusi melalui kebijakannya.
“Beliau lahirkan formulasi kebijakan strategis sebagai upaya pembenahan untuk mengatasi masalah kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Kominfo Muna Barat itu, menyebut dalam peningkatan perekonomian, Pj Bupati telah lakukan pula berbagai kebijakan, baik itu melalui pertanian, perkebunan, serta perikanan, semua itu termasuk dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Muna Barat.
Untuk diketahui, anggaran pembangunan pasar bersumber dari APBN melalui tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan dengan total sebesar Enam Milyar Rupiah. (ds/abr).