Madrasah Ibtidayah Almu’minin  Kendari Wakili Sultra di Ajang Robotik Tingkat Nasional

Dengarkan Versi Suara
Dua murid Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS)  Almu’minin) Kendari, Andi Violeta Restu Ananda Ege dan Ahmad Faiz Bukhari didampingi  Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Almu’minin Kendari Nur Laili. (foto: ds/ist)

 

DINAMIKA SULTRA, KENDARI- Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS-Almu’minin) Kendari terpilih mewakili daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Grand Final Ajang Madrasah Robotic Competition (MRC) tingkat nasional tahun 2022, yang digelar Kementrian Agama Republik Indonesia, di Gedung Olahraga (GOR ) Universitas Negeri Yogyakarta pada tanggal 22-23 November 2022.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Almu’minin Kendari Nur Laili, mengaku bangga atas keberhasilan dua muridnya itu terpilih mewakili Sulawesi Tenggara, dalam ajang kompetisi Robotik tingkat nasional,  dan menjadi utusan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dua murid Madrasah Ibtidyah Swasta Almu’minin yang tampil pada kompetisi tersebut adalah Andi Violeta Restu Ananda Ege dan Ahmad Faiz Bukhari, dengan robot yang akan ditampilkan pada MRC tingkat nasional tersebut adalah, Kamera Pendeteksi Sopir Menggangtuk Pada Kendaraan Antar Jemput Sekolah Berbasis Artificial Intelijen (Kentaki) dan Sistem Keamanan Sekolah.

MIS Al Mu’minin termasuk satu dari 180 tim yang dinyatakan lolos seleksi dari 594 pendaftar, berdasarkan hasil penilaian dewan juri. Para pendaftar diseleksi berdasarkan persyaratan administrasi, kualitas makalah, dan kemampuan robot dalam menjalankan misi (melalui vidio yang dikirim). Seleksi dilakukan, selain karena kuota peserta yang terbatas, panitia dan juri juga menginginkan peserta dengan kualitas robot yang terbaik.

Kakanwil Kemenag Sulawesi Tenggara H. Zainal Mustamin sangat mengapresiasi dua Murid Binaan MIS Almu’minin, bisa tembus ke tingkat nasional pada Kompetisi Robotik Madrasah.

“Saya mengapresiasi MIS Al Mu’minin bisa meloloskan dua muridnya tembus pada kompetisi Robotik tingkat nasional, karena hal ini tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi melalui perjuangan keras guru pembina bersama murid sebagai pesertanya, mengingat kompetitor di lomba ini sangatlah ketat.  Untuk itu melalui ajang ini kita semua berdoa MIS Almu’minin bisa meraih prestasi yang membanggakan bagi daerah Sulawesi Tenggara,” ujar Zainal Mustamin.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar