Ali Mazi Harap Porprov ke-14 Berprestasi dan Maju PON 2024

Dengarkan Versi Suara
Gubernur Sultra Ali Mazi secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi Sultra ke-14 tahun 2022 yang dilaksanakan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton, Sabtu (26/11/2022) (ds/HO-Jubir Gubernur Sultra)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi, berharap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra ke-14 tahun 2022 yang dilaksanakan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton dapat melahirkan atlet-atlet berkualitas untuk mengikuti PON tahun 2024 mendatang.

“Saya berharap semangat juang para atlet dari 17 kabupaten/kota yang mengikuti ajang Porprov ke-14, bisa terus membara sehingga ke depan dapat berjaya pada ajang PON ke-21 di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024 mendatang bahkan pada ‘event’ olahraga yang berskala internasional,” kata Ali Mazi dalam keterangan tertulis diterima di Kendari, Minggu.

Gubernur Sultra Ali Mazi secara resmi membuka Porprov Sultra ke-14 tahun 2022 yang dilaksanakan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton.

“Dari tempat ini, saya kembali mengajak kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan Porprov Sultra ke-14 Tahun 2022, mari dengan semangat dan pemikiran Aku Bangga Menjadi Anak Sultra, kita sukseskan Porprov Sultra ke-14, untuk atlet Sultra maju dan berprestasi, menuju Sultra masa depan Indonesia,” kata Ali Mazi.

Ali Mazi mengungkapkan bahwa pembangunan olahraga merupakan salah satu variabel penting dalam mewujudkan kemajuan daerah sekaligus kemajuan bangsa dan negara.

“Saya sebagai pimpinan daerah, tentunya sangat berharap agar Porpov Sultra ke-14 yang dilaksanakan di Kabupaten Buton dan Kota Baubau juga dapat terselenggara dengan baik, aman, lancar dan, sukses, dengan dukungan dari semua stakeholder terkait, dalam rangka memberi kesempatan kepada masyarakat olahraga Sulawesi Tenggara berjuang meraih prestasi terbaik di daerah ini,” ujar Ali Mazi.

“Porprov Sultra ke-14 merupakan suatu martabat karena dalam proses dan output-nya terkandung nilai pemberdayaan masyarakat, pembentukan karakter dan identitas, serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa,” tambahnya.

Menurut Ali Mazi urgensi penyelenggaraan ajang olahraga prestasi seperti Poprov, PON, dan ajang olahraga lainnya dalam upaya membina serta mengukur kemampuan para atlet di daerah yang bermuara pada terwujudnya prestasi olahraga, serta terbangunnya kesehatan dan budaya masyarakat, dalam rangka mendorong terciptanya kemajuan dan kesejahteraan bangsa.

Gubernur menyebut bahwa dari sisi prestasi, Porpov Sultra ke-13 yang terlaksana dengan baik di Kabupaten Kolaka tahun 2018, berdampak pada peningkatan capaian medali atlet Sulawesi Tenggara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 Tahun 2021 di papua, dimana Sultra mampu menempati peringkat ke-20 atau naik 4 peringkat dari capaian pada PON ke-19 tahun 2016 yang hanya berada di peringkat ke-24.

Ia mengajak agar semangat juang para atlet dari 17 kabupaten/kota yang mengikuti ajang Porprov ke-14, bisa terus membara seperti lambang dan semangat yang dipancarkan oleh api Porprov, sehingga atlet-atlet Sulawesi Tenggara ke depan dapat berjaya pada ajang PON ke-21 di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024 mendatang bahkan pada ajang olahraga yang berskala internasional.

Gubernur berharap pula melalui Porprov hadir atlet-atlet Sultra berprestasi yang kelak tidak hanya mengharumkan nama dan mengangkat martabat daerah, tetapi juga bangsa Indonesia di mata dunia seperti prestasi yang diraih atlet bulutangkis kebanggaan bangsa asal Sulawesi Tenggara yakni Apriyani Rahayu, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020.

Gubernur meminta panitia pelaksana, Dewan Hakim, wasit, dan juri agar bertindak dengan benar, jujur, amanah, adil, netral dan tidak berpihak agar hasil dari Porpov Sultra benar-benar bermanfaat bagi kemajuan prestasi olahraga Sulawesi Tenggara ke depan.

Selain itu, Gubernur mengajak seluruh atlet agar membuktikan kapasitas untuk meraih prestasi tertinggi dengan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Menurutnya bukan karena medali seorang atlet menjadi juara sejati, tetapi karena kualitas, kejujuran, kebenaran dan sportivitas sebagai olahragawan sejati.(ds/ono)

 

Baca Juga !
Tinggalkan komentar