FIB UHO Kendari Beri Penghargaan Pada Lima Tokoh

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memberikan penghargaan Bakti Budaya kepada tokoh-tokoh yang telah berkontribusi dalam perkembangan dan kemajuan FIB selama ini.
Perlu diketahui, ada lima tokoh yang diberikan Bakti Budaya yakni Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse MS, Prof. Dr. La Niampe S.Pd M.Hum, Prof. Dr. H. Nasruddin Suyuti, M.Si, Almarhum Prof. Dr. La Ode Sidu Marafad, M.S., Almarhumah Dr. Dra. Wa Ode Sitti Hafsah M.Si, dan Dr. Syamsumarlin M.Si.
Dekan FIB UHO, Dr. Akhmad Marhadi S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa pemberian Bakti Budaya tersebut merupakan bentuk apresiasi pihak fakultas terhadap para tokoh yang telah berkontribusi dan berdedikasi terhadap kemajuan kebudayaan dan perkembangan FIB.
Selain itu, hal tersebut bertujuan untuk merefleksi perjalanan setahun Fakultas Ilmu Budaya dan siapa-siapa saja yang memiliki Bakti terhadap kemajuan kebudayaan Sesuai dengan amanat undang-undang kebudayaan nomor 5 tahun 2017.
“Kami merencanakan hal ini akan menjadi agenda tahunan yang kita kerjakan. Sehingga antara kita yang masih beraktivitas di kampus ini dalam hal mengembangkan sumber daya manusia dan kemajuan tri dharma universitas bisa mengenang perjalanan sejarah Fakultas Ilmu Budaya terhadap siapa-siapa yang berjasa pada perkembangan fakultas ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa pemberian penghargaan Bakti Budaya itu, akan dilakukan secara berjenjang setiap tahunnya.
“Namun saya berharap agar hal itu, dilakukan bukan semata-mata hanya untuk menerima penghargaan saja tetapi ini agar bisa berdedikasi untuk memberikan kontribusi kepada universitas,” jelasnya.
Akhmad Marhadi berharap Fakultas Ilmu Budaya bisa menjadi sentral utama dalam kajian kebudayaan. Olehnya itu, pemberian penghargaan tersebut akan terus dilakukan untuk mendorong kemajuan dan perkembangan FIB UHO.
“Setiap tahun kita terus lakukan penyerahan Bakti Budaya guna merefleksi perjalanan dan perkembangan Ilmu Budaya. Di mana tahun depan kita akan membuka kembali historis perjalanan Fakultas Ilmu Budaya untuk melihat siapa-siapa yang berhak diberikan penghargaan Bakti Budaya,” Tutupnya.(ds/adf)