Menko PMK: Digitalisasi Kunci Libatkan Pemuda Asia di Tataran Global

Dengarkan Versi Suara
Menko PMK Muhadjir Effendy saat menjadi pembicara kunci pada seminar nasional dengan tema “Menumbuhkan Partisipasi Pemuda yang Bermakna dalam Pembangunan Komunitas Sosial Budaya ASEAN” di Jakarta, Rabu (22/11/2023). (ds/ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa digitalisasi adalah kunci untuk melibatkan para pemuda di Asia agar dapat bersaing di tataran global.

“Dari forum-forum saat Indonesia menjadi ketua Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023, saya belajar bahwa teknologi digital merupakan kunci untuk mendorong partisipasi pemuda di Asia. Saat ini, generasi muda di ASEAN adalah salah satu pengguna internet yang paling aktif di dunia,” kata Muhadjir di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut diucapkan Muhadjir saat menjadi pembicara kunci pada seminar nasional dengan tema “Menumbuhkan Partisipasi Pemuda yang Bermakna dalam Pembangunan Komunitas Sosial Budaya ASEAN.”

Ia menyebutkan, berbagai perayaan pemuda sepanjang keketuaan Indonesia di KTT ASEAN 2023 memiliki satu persamaan, yaitu isu literasi dan transformasi digital yang selalu mendominasi topik-topik diskusi. Hal tersebut menunjukkan bahwa topik digitalisasi merupakan salah satu isu yang sangat diperhatikan oleh pemuda dalam proses pembangunan.

“Kemajuan teknologi menciptakan berbagai peluang bagi pemuda untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, berinovasi, dan menyuarakan pendapat mereka di masyarakat. Akselerasi digital telah terjadi selama pandemi, dan saat itulah kita melihat bagaimana para pemuda ikut ambil bagian aktif untuk mengedukasi kelompok masyarakat lain terkait digitalisasi ini,” ujar dia.

Muhadjir juga mengemukakan, tak hanya di bidang literasi digital, tetapi di semua bidang baik ekonomi, sosial, lingkungan, budaya, termasuk politik, baik pemerintah maupun seluruh pemangku kepentingan di ASEAN memiliki tanggung jawab bersama untuk mengembangkan dan menyalurkan potensi para pemudanya.

“Menyadari pentingnya sosial media saat ini, kami telah mengundang keterlibatan pemuda melalui media sosial, seperti kompetisi reels Instagram, dan diskusi dengan para pemuda melalui siaran langsung di media sosial,” tuturnya.

Dirinya juga mengapresiasi para pemuda Indonesia dan ASEAN yang sangat antusias berpartisipasi dalam kompetisi dan diskusi yang telah diselenggarakan. Ia juga bangga atas kepercayaan diri, ide-ide cemerlang, serta pandangan-pandangan yang disampaikan secara cerdas oleh para pemuda tentang pembangunan kualitas dan komunitas ASEAN.

“Saya sangat ingin menekankan harapan Presiden Joko Widodo yaitu agar generasi muda ASEAN dapat berperan besar dalam pembangunan Asia Tenggara sebagai kawasan yang stabil dan damai, kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan dunia (epicentrum of growth),” kata dia.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat di ASEAN untuk bekerja sama menciptakan masa depan Asia yang lebih cerah bagi pemuda dan komunitas ASEAN.

Dalam kesempatan yang sama, hadir pemenang juara 1 kompetisi reels pemuda tentang keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN 2023 yang diselenggarakan oleh Kemenko PMK dari Bali, Adhani Rahmanda.

“Harapan saya, semoga ke depannya kerja sama ASEAN khususnya pilar sosial budaya ini dapat terus berperan dalam membentuk arah yang lebih baik,” ujar Adhani.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar