Pj Bupati Bombana Lepas Mobil Logistik Pemilu 2024 di Kecamatan Terjauh

Dengarkan Versi Suara
Bupati Kolaka Timur Abd.Azis bersama Kapolres, KPU dan Bawaslu saat melepas kendaraan yang memuat logistik Pemilu utuk wilayah kecamatan terjauh, Minggu. (ds/HO Diskominfo Koltim)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BOMBANA – Penjabat(Pj) Bupati Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Edy Suharmanto melepas mobil yang memuat logistik Pemilu 2024 untuk dua wilayah kecamatan yang posisinya paling jauh.

“Hari ini kita mulai melakukan pendistribusian logistik Pemilu 2024 untuk dua kecamatan terjauh yakni Pulau Kabaena dan Poleang,” kata Pj Bupati Bombana melalui rilis Diskominfo yang diterima, Minggu.

Edy mengatakan, pendistribusian logistik Pemilu 2024 untuk dua kecamatan ini dilakukan lebih awal karena posisinya cukup jauh dari ibu kota Kabupaten Bombana, sehingga harus didahulukan daripada kecamatan lain.

“Setelah selesai logistik, anggota TNI- Polri juga yang bertugas baik di TPS, PPS dan di kecamatan sudah bergerak hari ini ,” jelasnya.

Menurut Edy, untuk pendistribusian logistik TPS terjauh harus disiapkan kendaraan yang memadai dan pihaknya akan memberikan bantuan jika ada kesulitan dalam pendistribusiannya.

Ia juga mengimbau kalangan masyarakat Kabupaten Bombana yang sudah terdaftar agar menggunakan hak suaranya dengan mendatangi masing-masing TPS di tempatnya terdaftar.

“Untuk mereka yang sudah berumur di atas 17 tahun atau mereka yang sudah menikah tetapi belum terdaftar juga bisa menggunakan hak suaranya dengan syarat membawa KTP elektronik,” tegasnya.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo menjelaskan logistik pemilu yang dimuat dalam surat suara ini, pada H-1 atau 13 Februari malam harus sudah sampai di TPS, termasuk TPS yang berada di lokasi sulit dijangkau.

“Seluruh logistik yang kita distribusikan ini sudah lengkap, untuk surat suaranya kita lakukan mekanisme tiga kali hitung saat berada di gudang logistik. Jadi, KPU menghitung, PPK menghitung dan PPS menghitung sehingga kemungkinan logistik kurang itu sangat kecil sekali,” terangnya.

Dikatakan, pendistribusian logistik ke TPS tersulit, akan menggunakan armada yang disesuaikan dengan medannya yang dikawal petugas TNI/Polri.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar