Pemprov Sultra Dorong Digitalisasi Koperasi dan UMKM

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mendorong para pelaku usaha koperasi di daerah itu melakukan transformasi kerja melalui layanan sistem digital.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra La Ode Muhammad Shalihin di Kendari, Kamis, mengatakan saat ini pihaknya tengah memberikan pelatihan kepada semua pelaku koperasi di 17 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
“Tujuannya adalah untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta pengelolaan manajemen bagi para pelaku di ‘Bumi Anoa’ (sebutan Sulawesi Tenggara),” ujar dia.
Dia menjelaskan program pelatihan para UMKM tidak hanya untuk meningkatkan SDM, tetapi juga mengarahkan mereka untuk masuk ke dalam e-katalog Bosara, platforme-commerce yang didukung Pemerintah Provinsi Sultra.
“Peningkatan produksi akan sulit tercapai bila tidak dibarengi dengan peningkatan SDM, makanya itu penting dan menjadi bagian dan tanggung jawab pemprov agar pelaku UMKM dapat lebih mudah memasarkan produk mereka secara luas,” ujarnya.
Ia mengatakan kegiatan itu merupakan program rutin dan prioritas yang masuk dalam penganggaran melalui dana alokasi khusus (DAK).
La Ode Shalihan tidak menyebut besaran anggaran untuk setiap pelatihan.
Namun, ia mengatakan bahwa setiap pelaku UMKM wajib mengikuti pelatihan itu.
“Pemprov Sultra hanya ingin memastikan bahwa semua pelaku UMKM di Sultra memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas produknya,” kata dia.
Data rekapitulasi koperasi di Sultra berjumlah 4.634 unit tersebar di kabupaten dan kota, sedangkan 2.363 unit atau sekitar 51,10 persen tidak aktif.(ds/ono)