UPT Layanan Konseling UHO Kendari Latih Kesehatan Mental Pada Mahasiswa

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – UPT Layanan Konseling Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari mengadakan berbagai kegiatan pelatihan kesehatan mental kepada mahasiswa.
Kali ini UPT Layanan Konseling UHO menggelar pelatihan konselor sebaya di Hotel Kubah 9 Kendari, pada 11 November 2024.
Pelatihan konselor sebaya ini diikuti oleh mahasiswa Jurusan Psikologi dan Jurusan Bimbingan Konseling FKIP UHO, dimana salah satu persyaratan untuk menjadi peserta pelatihan tersebut ialah para mahasiswa telah memprogramkan dan lulus mata kuliah psikologi konseling.
Tujuan diadakannya pelatihan konselor sebaya ialah untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu memahami dan menguasai keterampilan konseling yang dibutuhkan dalam membantu rekan sebayanya.
Para mahasiswa diharapkan mampu untuk menjadi agen perubahan dalam hal kepedulian kesehatan mental antar sebayanya, dan juga dapat meningkatkan kepekaan dan kepedulian terhadap permasalahan kesehatan mental yang terjadi di sekitarnya.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO Prof. Dr. La Hamimu, S,Si., M.T hadir untuk membuka kegiatan pelatihan ini. Dimana dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh para mahasiswa ialah tidak aktif dalam kegiatan perkuliahan.
“Penyebabnya, selain faktor ekonomi, salah satu hal yang perlu diteliti lebih jauh ialah apakah terdapat hambatan dalam masalah regulasi diri dan kesehatan mental pada mahasiswa tersebut,” kata La Hamimu dalam rilis yang diterima.
Sehingga menurutnya, sangat dibutuhkan pelaksanaan kegiatan pelatihan konselor sebaya ini, untuk memberi penguatan pada sesama mahasiswa.
Sementara itu, Kepala UPT Layanan Konseling UHO sebagai penanggung jawab kegiatan, Eva Herik, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dalam sambutannya juga menekankan, Jurusan Psikologi dan Jurusan Bimbingan Konseling nantinya akan bertugas sebagai professional helper yang dapat membantu penyelesaian masalah kesehatan mental individu.
“Melalui pelatihan konselor sebaya ini, diharapkan para peserta dapat menguasai skill yang diharapkan sebagai seorang konselor dalam membantu konselinya,” jelasnya.
Hadir sebagai narasumber dalam pelatihan ini ialah Ravianty Dony, S.Psi., M.Psi., Psikolog, merupakan Psikolog Klinis RSJ Provinsi Sultra.
Dengan berbekal pengalaman praktik konseling psikologi yang telah ia lakukan baik di RSJ Provinsi Sultra dan di klinik pribadinya, banyak ilmu dan keterampilan yang diberikan kepada peserta pelatihan konselor sebaya ini.
Salah satunya ialah mengenai membantu dalam mengenali dan mengatasi permasalahan dalam diri pribadi terlebih dahulu sebelum dapat membantu orang lain.
“Selain itu, diperlukan pula penguasaan kompetensi seorang konselor sebaya, antara lain sayang dan cinta dengan dirinya sendiri terlebih dahulu, memiliki konsep diri yang positif, memiliki respek dan apresiatif terhadap diri sendiri dan orang lain, memiliki kemampuan mengelola emosi, dan empati,” jelasnya.
Pelatihan konselor sebaya ini diapresiasi oleh para peserta pelatihan, dimana terlihat pada antusiasme positif dari peserta terutama saat pemberian sesi terapi untuk diri sendiri dan adanya harapan untuk lebih sering diadakannya kegiatan-kegiatan yang mengasah skill seperti ini.
UPT Layanan Konseling UHO berkomitmen dalam pengembangan kapasitas civitas akademika UHO. Selain pelatihan konselor sebaya, sebelumnya telah dilakukan pula beberapa kegiatan seperti seminar self regulated learning pada 19 Oktober 2024 yang dibawakan oleh narasumber Fithrah Fadhilah Hasbi, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog, dengan peserta perwakilan mahasiswa baru di lingkup Universitas Halu Oleo.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa baru untuk beradaptasi dalam lingkungan kampus, memiliki motivasi belajar yang tinggi dan memiliki pengaturan diri dalam belajar.
Kegiatan berikutnya yang telah dilaksanakan ialah workshop konseling karir pada 24 Oktober 2024 yang dibawakan oleh Narasumber Efi Suparti, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog, dengan peserta perwakilan mahasiswa lingkup Universitas Halu Oleo yang telah melewati proses yudisium dan sedang dalam proses persiapan untuk wisuda.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa terkait kesiapan dalam memasuki dunia kerja, meliputi perencanaan karir, penyesuaian diri dalam dunia kerja dan bagaimana mempersiapkan diri terkait kesehatan mental di lingkungan kerja.(ds/adf)