Kadek Natalia, Wisudawan Terbaik UHO Kendari

Listen to this article
Kadek Natalia, wisudawan terbaik Universitas Halu Oleo Kendari. (Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali mencatat sejarah prestasi akademik melalui wisuda periode Januari–April 2025, Selasa (6/5/2025).

Sosok yang menjadi sorotan kali ini adalah Kadek Natalia, lulusan Program Studi S1 Penyuluhan Pertanian, Fakultas Pertanian.

Kadek berhasil meraih predikat lulusan terbaik tingkat universitas dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,99.

Prestasi gemilang ini diumumkan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda UHO yang digelar di Auditorium Mokodompit, kampus UHO Kendari.

Bangga dan haru tampak terpancar dari wajah Kadek.

Kadek tidak menyangka dirinya terpilih sebagai lulusan terbaik dari ribuan peserta wisuda lainnya.

Ditemui usai prosesi wisuda, Kadek menyampaikan rasa syukur dan bangganya bisa menyelesaikan studi dengan hasil yang membanggakan.

Kadek mengaku bahwa keberhasilannya merupakan buah dari ketekunan, doa orang tua, dan komitmen dalam mencintai pertanian sejak awal.

“Saya sangat mencintai bidang penyuluhan. Selama kuliah, saya belajar bahwa pertanian bukan hanya soal menanam dan memanen, tapi juga bagaimana membangun kesadaran petani untuk berkembang bersama teknologi,” ujar Kadek.

Tidak hanya unggul secara akademik, Kadek juga dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan dan program pengabdian masyarakat.

Kadek beberapa kali menjadi relawan penyuluh di desa-desa binaan fakultas, serta aktif dalam organisasi mahasiswa Fakultas Pertanian.

Kadek bercerita bahwa proses akademiknya dipenuhi tantangan, mulai dari keterbatasan fasilitas di lapangan hingga beban tugas yang tidak ringan.

Namun, kecintaannya pada pertanian, khususnya pada penyuluhan, menjadi semangat tersendiri untuk terus bertahan dan berkembang.

“Saya percaya bahwa penyuluh itu punya peran besar dalam perubahan di sektor pertanian. Itu yang selalu saya pegang selama belajar,” tambahnya.

Kadek mengungkapkan keinginannya untuk terus melanjutkan studi  di bidang penyuluhan dan pengembangan masyarakat.

Kadek bertekad ingin kembali ke daerah-daerah terpencil untuk mengedukasi petani muda dalam mengelola pertanian berkelanjutan.

“Saya ingin menjadi penyuluh yang tidak hanya membawa teori, tapi juga mendampingi masyarakat untuk mencintai kembali pertanian,” katanya.

Kadek juga berharap prestasinya bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha maksimal di bidang masing-masing, tanpa harus membandingkan diri dengan orang lain.

“Kita semua punya jalur masing-masing. Fokus saja pada proses dan jangan takut gagal. Yang penting terus berprogres,” tutur Kadek.

Predikat lulusan terbaik yang diraih Kadek membawa kebanggaan tersendiri bagi Fakultas Pertanian, khususnya Program Studi S1 Penyuluhan Pertanian.

Dalam acara wisuda, Kadek secara simbolis mewakili fakultasnya menerima penghargaan akademik tertinggi di tingkat universitas. (ds/adf)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar