Distanak Sultra: Stok Hewan Kurban 10 Ribu Ekor Jelang Idul Adha

Listen to this article
Peternakan sapi milik masyarakat di Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Sultra. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra mencatat stok hewan kurban mencapai lebih dari 10 ribu ekor menjelang Hari Raya Idul Adha 2025.

Kepala Distanak Sultra La Ode Muhammad Rusdin Jaya, saat ditemui di Kendari, Rabu, menyebutkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan masyarakat tak perlu khawatir soal ketersediaan hewan kurban.

Menurut dia, hewan kurban lokal yang tersedia tersebut terdiri atas 7.695 ekor sapi potong dan 2.561 ekor kambing.

Jumlah ini mencukupi kebutuhan Idul Adha tahun ini.

“Jika dibandingkan dengan estimasi konsumsi masyarakat menjelang hari raya, stok ini dalam posisi sangat aman,” ujar Rusdin.

Tak hanya hewan kurban, persiapan juga dilakukan untuk menjamin ketersediaan bahan pangan utama, terutama protein hewani.

Stok lokal daging ayam tercatat sebanyak 1.106 ton dan telur ayam sebanyak 572 ton.

Bahkan, Sultra juga akan menerima tambahan pasokan dari luar daerah, yakni 2.908 ton daging ayam dan 2.471 ton telur ayam.

Menurut Rusdin, selain menjamin jumlah, pihaknya juga fokus pada kualitas dan kelayakan hewan kurban.

Distanak Sultra akan menggelar monitoring langsung ke berbagai sentra peternakan utama seperti Konawe Selatan, Konawe, dan Muna.

Tujuannya, memastikan hewan yang disiapkan untuk kurban layak dari sisi syariat maupun kesehatan.

“Kami ingin masyarakat merasa tenang dan yakin bahwa hewan yang akan dikurbankan memenuhi semua ketentuan, baik secara agama maupun kesehatan,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipatif, Distanak juga akan memperketat pengawasan terhadap keluar-masuknya hewan ternak ke wilayah Sultra.

Langkah ini diambil untuk mencegah risiko penyebaran penyakit hewan yang dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan kurban dan ketahanan peternakan lokal.

“Ini bagian dari upaya menjaga kualitas dan kelangsungan sektor peternakan, sekaligus menjamin kesehatan masyarakat,” sebut Rusdin.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar