Kantor Komunikasi Kepresidenan Kunjungi Baubau Cek PHTC

Listen to this article
Wamendagri Bima Arya Sugiarto dalam grand launching Lembaga Riset Ekonomi, Politik, dan Teknologi Great Institute di Auditorium Telkom Landmark, Jakarta, Selasa (3/6/2025). (ds/HO-Puspen Kementerian Dalam Negeri)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BAUBAU – Kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia (RI) melaksanakan kunjungan kerja di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk mengecek beberapa Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di daerah tersebut.

Wali Kota Baubau Yusran Fahim saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan kunjungan Deputi Bidang Materi Kantor Kepresidenan RI bersama tim di Kota Baubau akan dilaksanakan selama dua hari yakni 13-14 Juni 2025.

Mereka akan berkunjung ke beberapa tempat antara lain UPTD Puskesmas Wajo, Puskesmas Wolio, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sorawolio, serta mengecel Program MBG dan pelaksanaan Keamanan Pangan Terpadu ke SD Karya Baru, dan kunjungan fasilitas kesehatan RSUD Baubau.

“Kemudian juga diagendakan mengunjungi pelaksanaan Program MAKESA (Mari Cek Kesehatan) Gratis dan pemberian sertifikat bagi pasien tuberkulosis yang telah menyelesaikan pengobatan dan dinyatakan sembuh. Selanjutnya, kunjungan ke layanan kesehatan door to door di Kelurahan Labalawa dan ke lokasi Sekolah Rakyat,” kata Yusran Fahim.

Dalam kunjungan Kantor Kepresidenan tersebut, pihaknya memberikan pemaparan mengenai fasilitas kesehatan, ruangan, jumlah pasien, peralatan, dan tenaga kesehatan di Kota Baubau.

Yusran Fahim juga mengapresiasi dan menyambut baik kunjungan dari Kantor Komunikasi Kepresidenan dalam upaya melihat langsung fasilitas kesehatan di daerah itu dan agenda lainnya.

Ia mengungkapkan dengan peninjauan langsung dari tim Kantor Kepresidenan RI itu, maka apa yang dibutuhkan oleh Pemkot Baubau dapat bisa ditindaklanjuti pemerintah pusat dalam waktu dekat ini.

“Harapan kita melalui kunjungan ini agar semua puskesmas di Kota Baubau bisa ditingkatkan statusnya ke tingkat yang lebih baik lagi. Kemudian juga fasilitas di RSUD yang masih banyak kekurangan dalam pelayanan ruangan rawat Inap dan pelayanan lainnya. Itu merupakan permintaan kita saat ini, agar pembangunan RSUD Baubau jauh lebih bagus seperti di kota-kota lain pada umumnya,” ujar Yusran Fahim.

Diketahui dalam kunjungan Deputi Bidang Materi Kantor Kepresidenan RI bersama tim tersebut disambut langsung oleh Walikota Baubau Yusran Fahim dan Wakil Walikota Wa Ode Hamsinah Bolu, Kepala Dinas Kesehatan Lukman, dan jajaran OPD lainnya.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar