Wisatawan Pantai Nambo Kendari Naik Hingga 5.801 Orang

Listen to this article
Sejumlah pengunjung saat berwisata di Pantai Nambo di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) mencatat kunjungan wisatawan di Pantai Nambo, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami kenaikan hingga 5.801 kunjungan pasca dilakukan revitalisasi di awal bulan Juni 2025 lalu.

 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Hermawaty saat ditemui di Kendari, Senin, mengatakan bahwa jumlah pengunjung tersebut mengalami kenaikan secara signifikan, dibandingkan pada Juni 2024 yang hanya mencapai 368 orang.

 

“Jumlah wisatawan tersebut sangat meningkat, karena jumlah kunjungan wisatawan setelah dilakukan perbaikan mencapai 5.801 orang pada Juni 2025,” kata Hermawaty.

 

Hermawaty menyebutkan meningkatnya jumlah wisatawan tersebut tidak terlepas dari kebijakan dari Wali Kota dan Wakil Walikota Kendari, yaitu dengan melakukan penataan ulang kembali baik sarana dan prasarana sehingga masyarakat lebih tertarik untuk berlibur di Pantai Nambo.

 

“Yaitu mulai dari kerapihan, pengecetan, fasilitas mushola yang bersih, fasilitas toilet juga memadai. Kemudian, dari sisi kebersihan yang memang kita lebih intens melakukan monitoring supaya pengunjung yang datang bisa merasa lebih aman dan nyaman dan Kembali lagi berlibur di Pantai Nambo,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan Pemkot Kendari juga membuat kebijakan dengan menggratiskan gazebo bagi pengunjung sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan baik di Kota Lulo maupun di daerah sekitarnya, misalnya wisatawan dari Kabupaten Konawe Selatan.

 

“Program gazebo gratis itu mulai di awal bulan Juni 2025, dan sangat signifikan sekali dampaknya karena terjadi peningkatan yang cukup jauh kalau kita melihat dari retribusi karcis yang masuk untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah),” katanya.

 

Selain itu, di Pantai Nambo kami upayakan untuk memastikan pengunjung menikmati suasana pantai dengan rasa aman dan nyaman.

 

“Untuk saat ini di Pantai Nambo sudah ada kepala UPT yang bertanggung jawab, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), personil Satpol PP termasuk juga dari personil Disparekraf ada yang setiap hari bergantian bertugas di Pantai Nambo,” cakapnya.

 

Hermawaty menambahkan bahwa ke depan kami berharap adanya dukungan penganggaran untuk merencanakan pembangunan sarana dan prasarana sehingga bisa lebih lengkap, misalnya Pantai Nambo bisa terang di malam hari supaya pengunjungnnya bukan hanya pagi dan sore, tapi berkelanjutan pada malam hari.

 

“Kami juga merencanakan menyiapkan sarana-sarana pendukung termasuk sarana bermain khusus untuk anak-anak,” jelasnya.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar