Apel Siaga Kebangsaan di Bombana Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kebersamaan

DINAMIKA SULTRA.COM, BOMBANA – Senin (8/9/2025), Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Apel Siaga Kebangsaan di halaman Kantor Bupati Bombana.
Apel dipimpin Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., yang bertindak sebagai pembina apel mewakili Bupati Bombana, sebagai tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri menghadapi situasi bangsa yang tengah penuh tantangan.
Apel ini diikuti Pj. Sekda Bombana, Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, para kepala perangkat daerah, Ketua TP PKK Bombana bersama pengurus, Camat Rumbia dan Rumbia Tengah, serta seluruh staf ASN lingkup Pemkab Bombana.
Seluruh peserta mengenakan pakaian dinas harian (PDH) khaki, lengkap dengan pita merah putih atau kacu di kepala sebagai simbol kebangsaan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Ahmad Yani menegaskan bahwa kondisi bangsa saat ini tidak ringan, sehingga membutuhkan kesadaran kolektif semua pihak.
“Kabupaten Bombana adalah rumah kita bersama. Menjaga ketertiban bukan hanya tugas aparat, tetapi kewajiban seluruh komponen masyarakat. Mari layani masyarakat dengan sepenuh hati, sebagai panggilan nurani, bukan sekadar kewajiban,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui semangat gotong royong, masyarakat Bombana diyakini mampu melewati berbagai krisis dengan damai, tenteram, dan aman. “Semoga Bombana senantiasa menjadi daerah yang rukun dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya,” lanjutnya.
Selain menyampaikan pesan kebangsaan, Ahmad Yani juga menegaskan lima arahan Mendagri yang wajib ditindaklanjuti pemerintah daerah, yakni:
1. Menunda kegiatan seremonial yang berpotensi menimbulkan kesan berlebihan dalam penggunaan anggaran.
2. Menghindari aktivitas pribadi atau pernyataan publik yang berpotensi provokatif, serta mengutamakan bahasa santun dan menenangkan.
3. Memprioritaskan program yang berpihak pada rakyat, memperkuat komunikasi sosial, dan membuka ruang dialog untuk aspirasi masyarakat.
4. Membatasi perjalanan ke luar negeri agar kepala daerah tetap fokus menjaga keamanan wilayah.
5. Mengintensifkan kegiatan yang menumbuhkan kebersamaan, termasuk doa bersama demi persatuan bangsa.
Apel juga dirangkaikan dengan pembacaan Ikrar Kebangsaan dan doa bersama, yang diikuti seluruh peserta dengan khidmat. Kegiatan ini menjadi momentum memperkokoh persatuan serta menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika bangsa.
Mengakhiri amanatnya, Ahmad Yani menyampaikan pesan penuh semangat: “Bombana Siaga, Bombana Damai. Jangan lupa bahagia. Saya bangga menjadi orang Bombana, dan saya bahagia menjadi bagian dari Indonesia.”
Apel Siaga Kebangsaan di Bombana bukan sekadar seremoni, tetapi pernyataan nyata tentang pentingnya solidaritas, keteguhan, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan bangsa.(ds/mdn/ono)