BPS Sultra Gandeng Media Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggandeng media untuk menyosialisasikan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sekaligus memperingati Hari Statistik Nasional (HSN) 2025 di daerah setempat.
Pelaksana Tugas Kepala BPS Sultra Andi Kurniawan di Kendari, Jumat, mengatakan media sebagai garda terdepan dalam menyampaikan hasil pendataan kepada publik.
Dia mengatakan literasi data yang memadai dibutuhkan agar berita yang disiarkan oleh media menjadi akurat, jelas, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Sebab, kurangnya pemahaman terhadap data statistik dapat memengaruhi pengambilan keputusan yang penting,” katanya.
Ia menjelaskan sosialisasi dan literasi data untuk memastikan pelaksanaan SE 2026 berjalan lancar dan mudah dipahami masyarakat.
Ia menjelaskan dalam sosialisasi tersebut akan ditekankan melalui kanal daring, termasuk web resmi dan berita resmi statistik (BRS) yang memuat informasi vital, seperti inflasi, ketenagakerjaan, dan angka kemiskinan.
“Berita resmi ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat dalam memahami data yang ada,” ujarnya.
Unit Kerja Kepala Statistik Bidang Media dan Komunikasi BPS Eko Rahmadian mengatakan terdapat peningkatan signifikan dalam pemberitaan mengenai BPS di berbagai platform media, mencakup sentimen positif dan negatif.
Ia menjelaskan BPS secara rutin memantau berita setelah merilis siaran pers statistik di situs web BPS.
“Kecepatan media dalam menayangkan berita juga cukup tinggi. Berita-berita rilis BPS bisa langsung muncul di media dalam waktu lima hingga 10 menit setelah rilis resmi,” katanya.
Berdasarkan pemantauan pasca-rilis, ujar dia, sentimen pemberitaan di media konvensional didominasi oleh berita netral. Berdasarkan data, tercatat satu berita dengan sentimen negatif, sedangkan 510 berita lainnya bersifat netral.
“Selain media konvensional, perbincangan mengenai BPS di media sosial juga sangat tinggi, dengan platform X (sebelumnya Twitter) menjadi yang paling dominan,” katanya.(ds/ono)