Pemerintah Bombana Gelar Dialog Budaya: Menguatkan Seni Motif dan Identitas Moronene

Listen to this article
Kegiatan Resmi Wujud Komitmen Pelestarian Nilai-Nilai Lokal. (Foto: Dok. PPID Bombana)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, BOMBANA – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Dialog Budaya bertajuk “Seni Motif Daerah Kabupaten Bombana” sebagai upaya memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya lokal, khususnya budaya Suku Moronene yang menjadi identitas khas daerah, Senin (6/10/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana ini dipimpin oleh Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. dan dihadiri oleh Anggota DPRD Bombana, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perpustakaan, para Camat, Lurah, tokoh masyarakat, serta tokoh adat dan budaya.

Dalam dialog tersebut, para peserta membahas pentingnya seni motif daerah sebagai simbol identitas budaya dan sarana memperkuat kebanggaan masyarakat Bombana terhadap akar tradisi Moronene.

Motif daerah dianggap sebagai bentuk ekspresi seni yang mencerminkan nilai kehidupan, filosofi, dan keindahan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pemerintah daerah menilai bahwa penguatan budaya lokal menjadi bagian penting dari strategi pembangunan berbasis kearifan lokal, termasuk melalui pengembangan pariwisata, literasi budaya, dan pelibatan masyarakat dalam pelestarian seni tradisional.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pelaku budaya untuk memperkenalkan seni motif daerah melalui kegiatan literasi, pameran, dan dokumentasi warisan budaya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bombana berperan sebagai fasilitator dalam kegiatan ini, guna mengintegrasikan unsur kebudayaan ke dalam program literasi daerah, serta mendorong generasi muda agar lebih mengenal nilai-nilai lokal.

Dialog budaya ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya Moronene.

Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memahami pentingnya pelestarian identitas daerah di tengah arus perubahan sosial yang cepat.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari berbagai kalangan yang hadir, dengan harapan agar program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.(ds/mdn/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar