Literasi Keuangan Syariah untuk ASN Bombana: Sinergi Pemda dan Pegadaian Dorong Investasi Aman dan Berkah

DINAMIKA SULTRA.COM, BOMBANA – Pemerintah Kabupaten Bombana bekerja sama dengan PT Pegadaian Area Sulawesi Tenggara melalui Unit Pelayanan Syariah (UPS) Bombana menggelar seminar literasi keuangan syariah bertema “Perencanaan Investasi dan Pembiayaan Haji melalui Pegadaian Syariah”, Senin (7/10/2025).
Acara berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Bombana dan diikuti oleh puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan PT Pegadaian Cabang Bombana nomor 22/60311/SL/2025 tentang program literasi bersama ASN.
Tujuannya, memperkenalkan layanan investasi berbasis syariah yang aman, mudah, dan menguntungkan, sekaligus meningkatkan kesadaran ASN dalam mengelola keuangan pribadi secara bijak dan terarah.
Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Sulawesi Tenggara, H. Rustam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bombana atas dukungan dan kolaborasi dalam program edukasi finansial tersebut.
“Kami ingin Pegadaian hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya ASN, agar mereka bisa memanfaatkan berbagai layanan keuangan syariah yang aman dan mudah. Program Tabungan Emas dan Pembiayaan Haji adalah komitmen kami membantu masyarakat mencapai kemandirian ekonomi,” ujar Rustam.
Ia menjelaskan bahwa Pegadaian Syariah berkomitmen mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang, terutama dalam menghadapi kebutuhan ibadah dan investasi yang halal.
Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., yang hadir membuka acara, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Menurutnya, meningkatnya kesadaran ASN untuk berinvestasi dan merencanakan ibadah haji secara mandiri harus diimbangi dengan pengetahuan finansial yang benar.
“Investasi emas bukan hanya soal keuntungan, tapi juga bagaimana menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Begitu pula dengan merencanakan ibadah haji, bukan semata kemampuan, tetapi niat dan persiapan yang matang, baik spiritual maupun finansial,” tuturnya.
Ahmad Yani berharap seminar ini menjadi momentum bagi ASN di Kabupaten Bombana untuk lebih memahami produk keuangan syariah serta memanfaatkan program Pegadaian dalam meningkatkan kesejahteraan.
Dalam sesi pemaparan materi, Ummu Rachmah, M.SE, selaku SPV BPO Sales PT Pegadaian, menjelaskan berbagai produk unggulan Pegadaian Syariah, seperti Tabungan Emas, Arrum Haji, dan Gadai Aman Syariah.
Ia juga memberikan tips praktis mengatur keuangan dengan prinsip syariah, seperti menghindari riba, menetapkan tujuan finansial jangka panjang, serta menyisihkan sebagian penghasilan untuk investasi halal dan ibadah.
“Keuangan yang sehat itu bukan hanya tentang banyaknya penghasilan, tetapi bagaimana mengelolanya dengan niat baik, disiplin, dan sesuai nilai-nilai syariah,” ujar Ummu.
Kegiatan literasi keuangan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi ASN Bombana untuk semakin melek finansial, mandiri secara ekonomi, serta mampu mengelola dana dengan bijak.
Selain memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN, kegiatan ini juga menjadi contoh konkret kolaborasi sektor publik dan lembaga keuangan syariah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berorientasi nilai-nilai Islam.
Dengan literasi yang baik, ASN diharapkan tidak hanya menjadi pelayan publik yang profesional, tetapi juga menjadi teladan dalam pengelolaan keuangan keluarga dan investasi berbasis syariah.
Seminar ini merupakan bagian dari agenda literasi nasional Pegadaian yang digelar di berbagai daerah untuk mendukung Gerakan Indonesia Emas 2045 melalui edukasi keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.(ds/mdn/ono)