Realisasi Investasi di Mataram Capai Rp1,215 Triliun

Listen to this article
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram H Amiruddin. (Ds/ANTARA/Nirkomala).

 

DINAMIKA SULTRA.COM, MATARAM – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mencatat realisasi investasi pada triwulan II tahun 2025 mencapai Rp1,215 triliun dari target sebesar Rp1,75 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram H Amiruddin di Mataram, Kamis, mengatakan, capaian realisasi investasi itu setara dengan 69,44 persen dari target Rp1,75 triliun.

“Untuk capaian triwulan tiga masih kami proses, dan kami optimistis realisasinya bisa memuaskan,” katanya.

Data investasi sampai dengan triwulan II tahun 2025 berasal dari 1.362 proyek yang tersebar di berbagai sektor usaha, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA), yang terdiri atas 817 proyek di triwulan I dan 545 proyek di triwulan II.

“Proyek yang paling banyak pada sektor perdagangan dan jasa yakni masing-masing 420 proyek di triwulan I dan 485 di triwulan II,” katanya.

Selain itu, sektor tersier masih mendominasi realisasi investasi yang masuk ke Kota Mataram dan penyumbang investasi terbesar pada sektor tersier adalah investasi di bidang transportasi, gudang dan telekomunikasi dengan total nilai investasi Rp684,5 miliar atau 39,12 miliar sampai triwulan II.

Di sisi lain, Amiruddin mengatakan, Kota Mataram masih menjadi magnet investasi di Provinsi NTB dan beberapa sektor potensial masih dilirik investor untuk menanamkan modal.

“Tetapi yang paling mendominasi saat ini investasi pada sektor wisata dan kuliner atau sektor akomodasi perhotelan dan restoran,” katanya.

Amir menilai Kota Mataram seperti gula bagi investor sebab Kota Mataram masih menjadi tujuan utama dan banyak dilirik oleh investor.

Apalagi Pemerintah Kota Mataram sudah luar biasa untuk menyiapkan infrastruktur, termasuk pengelolaan sampah yang sudah mulai terlihat, begitu juga dengan jalan dan drainase sudah bagus.

Sektor lainnya yang potensial masih pada bidang konstruksi, karena banyak konstruksi yang sedang berjalan di Kota Mataram saat ini.

“Banyak tempat usaha yang sedang melakukan pengembangan dengan perencanaan sudah ada yang punya lahan kosong yang belum diselesaikan, sekarang sedang diselesaikan,” katanya.(Ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar