Pemkab Kolaka Dorong Warga Optimalkan Lahan Pertanian Dukung Swasembada Beras

Listen to this article
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dedi Tenroaji saat diwawancarai di Kolaka, Sulawesi Tenggara (25/11/2025). (Ist)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KOLAKA – Pemerintah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendorong masyarakat agar mengoptimalkan lahan pertanian untuk mendukung program swasembada beras di wilayah Bumi Anoa.

 

 

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka Dedi Tenroaji saat ditemui di Kolaka, Selasa, mengatakan bahwa luas sawah di Kabupaten Kolaka mencapai 10.151 hektar yang tersebar di 12 Kecamatan, yaitu kecamatan Watubangga, Baula, Kolaka, Latambaga, Polinggona,Pomalaa, Samaturu, Tanggetada, Toari, Wolo, Wundulako, dan Iwoimendaa.

 

“Paling banyak itu di Samaturu 1.500 hektare, dan paling sedikit di Toari 15 hektare,” kata Dedi Tenroaji.

 

Dedi menyebutkan bahwa lahan sawah seluas 10.151 hektar tersebut bisa memproduksi sekitar empat hingga enam ton per hektare Gabah Kering Panen (GKP) para petani di wilayah itu.

 

“Kalau GKP rata-rata petani di Watubangga sampai Iwoimendaa itu 4,4 ton per hektare,” ujarnya.

 

Dalam mendukung program swasembada tersebut pihaknya berkomitmen untuk mengoptimalkan lahan yang ada dengan meningkatkan produksi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional.

 

“Kami juga menyiapkan bantuan pupuk gratis untuk petani yang kurang mampu dan petani-petani penggarap juga akan disiapkan pupuk gratis,” katanya.

 

Ia menjelaskan bahwa Kolaka termasuk salah satu dari 5 besar kabupaten dengan luas sawah terbesar di Sulawesi Tenggara, yaitu Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Timur, Bombana, dan Kolaka.

 

“Salah satu dari 17 kabupaten dan kota di Sultra Kolaka itu luasan sawahnya itu lima besar,” ucap Dedi.

 

Selain itu, di Kolaka juga memiliki ketersediaan beras yang cukup di Bulog untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan baik di tengah potensi tingginya permintaan masyarakat di wilayah itu.

 

“Stok beras kita Insya Allah aman. Tidak pernah ada orang Kolaka susah cari beras,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga merencanakan untuk melakukan revitalisasi penggilingan gabah guna membantu petani dalam menjual hasil pertanian di Kabupaten Kolaka.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar