Korem 143/HO Simulasi Penanggulangan Bencana Tingkatkan Kesiapsiagaan

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Komando Resor Militer (Korem) 143/Haluoleo (HO) melaksanakan simulasi penanggulangan bencana guna meningkatkan kesiapsiagaan, melatih respons cepat, dan menguji kesiapan seluruh pihak terkait dalam menghadapi situasi darurat di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa dirinya menyaksikan langsung seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari proses evakuasi, penanganan medis darurat, hingga kesiapan peralatan dan personel.
Ia mengapresiasi pelaksanaan simulasi ini sebagai wujud nyata perhatian pemerintah dalam membekali masyarakat agar lebih siap menghadapi bencana. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menguji prosedur operasional standar (SOP) serta cara bertindak saat terjadi bencana.
“Latihan dilakukan melalui tiga fase utama, yakni pra-bencana, saat bencana, dan pasca-bencana, agar setiap tahapan penanganan dapat berjalan maksimal,” kata Bangun Nawoko.
Dia menyebutkan simulasi bencana ini melibatkan sinergi lintas sektor, termasuk unsur TNI, Kepolisian, Basarnas, tenaga kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Sosial, BPBD, hingga masyarakat setempat.
“Simulasi ini dirancang untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, serta memperkuat sistem penanggulangan bencana yang terpadu dan efektif di Sultra,” kata Bangun Nawoko.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sultra La Ode Saifuddin menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra mendukung penuh kegiatan semacam ini.
Ia menekankan penanggulangan bencana adalah tugas kolektif yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Melalui simulasi ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga kesiapsiagaan daerah terhadap bencana semakin kuat dan terkoordinasi,” ucap La Ode Saifuddin.(ds/ono)