Lapas Dompu Kelebihan kapasitas Hunian Warga Binaan

DINAMIKA SULTRA.COM, MATARAM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Dompu, Nusa Tenggara Barat menyatakan jumlah warga binaan kini sudah melebih kapasitas hunian.
Kepala Lapas Kelas II B Dompu, Arya Galung melalui pernyataan yang diterima di Mataram, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya kini menampung warga binaan sebanyak 542 orang.
“Dari total daya tampung ideal 147 orang, saat ini lapas kami dihuni 542 warga binaan,” katanya.
Menurut dia, kondisi ini sudah berada pada kondisi yang mengkhawatirkan, mengingat jumlah warga binaan juga tidak sebanding dengan jumlah petugas pengamanan.
“Saat satu orang bertugas di pintu masuk, empat lainnya mengawasi dari belakang. SDM (sumber daya manusia) kami sangat minim,” ujar dia.
Dia pun mengakui dengan kondisi saat ini Lapas Kelas II B Dompu sudah tidak dapat lagi menampung warga binaan baru.
“Jadi, Lapas Dompu sebenarnya sudah tidak bisa menampung lagi warga binaan. Jumlahnya (warga binaan) jauh melampaui kapasitas,” ucapnya.
Belum lagi Lapas Dompu harus menampung titipan warga binaan dari Rutan Bima yang kondisinya lebih parah dalam hal kapasitas hunian.
“Sekitar 50 persen tahanannya ke Dompu. Kiriman ini turut menambah tingkat over kapasitas. Tapi tetap kami terima karena fasilitas rutan di Bima jauh lebih memprihatinkan,” kata dia.
Dari ratusan penghuni, lanjut dia, sekitar 75 persen di antaranya berstatus tahanan maupun narapidana kasus narkotika.
Meskipun demikian, Arya menegaskan situasi lapas masih kondusif berkat intensifikasi program pembinaan keagamaan dan pelatihan kemandirian.
“Program pembinaan membantu menjaga suasana tetap aman,” ujarnya.
Kondisi ini juga sudah mendapatkan atensi dari kantor wilayah dan pusat. Lapas Dompu kini menerima anggaran untuk peningkatan kualitas bangunan.
“Pembangunan itu diharapkan menambah aspek keamanan fasilitas yang rentan. Selain itu, pihak pusat juga tengah memetakan lahan pembangunan gedung baru pada area hibah yang sudah diterima,” ucap dia.(ds/Antara)