Mahasiswa KKN UHO Kendari Ajarkan Calistung Anak TKI di Kuala Lumpur

Listen to this article
Kunjungan ke Sanggar Belajar Sahabat Al Qur’an Klang Lama, Kuala Lumpur, Malaysia. (Humas-UHO)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (Fisip UHO) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terintegrasi pengabdian internasional di Sanggar Belajar Sahabat Al Qur’an Klang Lama, Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan ini menyasar anak-anak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang belum memiliki akses ke pendidikan formal.

Dosen Pendamping, La Taya mengatakan bahwa ketiga mahasiswa tersebut yakni Indra Prodi Administrasi Bisnis, Adam Prodi Ilmu Administrasi Negara dan Asgar Malik Prodi Ilmu Politik.

“Mereka bergabung dalam program KKN internasional perdana UHO di Semenanjung Malaysia yang terlaksana melalui kerja sama dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di bawah naungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia,” ungkapnya.

Ia menerangkan bahwa, fokus utama pengabdian ini adalah penguatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung) bagi anak-anak TKI yang terkendala mengikuti sekolah formal akibat persoalan administratif dan identitas.

“Melalui metode tersebut, tiga mahasiswa berupaya memastikan anak-anak tetap memperoleh pendidikan yang memadai,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa, selain calistung para mahasiswa juga mengenalkan budaya Indonesia sebagai bagian dari pembelajaran.

Lagu daerah, cerita rakyat, serta permainan tradisional seperti gasing digunakan untuk menanamkan nilai kebangsaan dan memperkuat identitas anak-anak Indonesia yang tumbuh di perantauan.

“Kegiatan KKN internasional pertama kali dilakukan. Sehingga kami berharap agar kegiatan serupa dapat menjadi pengabdian yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa, program ini diharapkan menjadi awal bagi kerjasama antara perguruan tinggi di Indonesia dengan SIKL dan KBRI, untuk terus menjangkau dan memberdayakan anak-anak TKI.

“Saya berharap KKN internasional ini dapat berlanjut di Prodi maupun di fakultas lain, karena ini sangat bermanfaat bagi anak TKI,” Tutupnya. (ds/adf)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar