Rutan Poso Hadirkan Program PELITA RUSO Wujud Kehadiran Pemasyarakatan

Listen to this article
Rutan Poso melaksanakan program Posyandu Lansia dan Balita Rutan Poso (PELITA RUSO) sebagai wujud kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat di Poso, Sulteng.(ds/ANTARA/HO-Kanwil Ditjenpas Sulteng)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, POSO – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Poso, Sulawesi Tengah, menghadirkan program Posyandu Lansia dan Balita Rutan Poso (PELITA RUSO) sebagai wujud kehadiran pemasyarakatan di tengah masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Poso Agung Sulistyo di Poso, Rabu, mengatakan program PELITA RUSO merupakan bagian dari komitmen Rutan Poso untuk membangun hubungan yang sehat dan berkelanjutan dengan lingkungan sekitar.

“Kami ingin rutan tidak hanya dikenal sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai institusi yang peduli dan responsif terhadap kebutuhan sosial masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan program PELITA RUSO menyasar masyarakat sekitar Rutan Poso, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan balita.

Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan lansia, penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang balita, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan dasar.

Menurut dia, kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan fungsi sosial pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah Bagus Kurniawan mengatakan PELITA RUSO sebagai praktik baik yang menunjukkan perluasan peran pemasyarakatan dari fungsi pembinaan internal menjadi pelayanan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemasyarakatan hari ini tidak boleh eksklusif. Program seperti PELITA RUSO membuktikan bahwa unit pelaksana teknis pemasyarakatan mampu hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesehatan kelompok rentan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis dan partisipatif perlu terus diperkuat agar keberadaan lembaga pemasyarakatan semakin diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Pihaknya juga mendorong seluruh UPT Pemasyarakatan untuk aktif berperan dalam pelayanan publik yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kemanfaatan sosial.(ds/Antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar