Plt Rektor Buka Suara Terkait Data Alumni UHO Berubah Jadi Nama Orang Lain

DINAMIKA SUTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, menggelar konferensi pers terkait viralnya di media sosial saudari Ayu Amanda Putri, alumni Tehnik Sipil UHO yang berubah namanya menjadi Basri di PDDIKTI. Konferensi pers tersebut berlangsung di Lantai 4 Gedung Rektorat UHO, Selasa (30/12/2025).
Diketahui, Ayu Amanda Putri, alumni mahasiswi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, telah berubah namanya diganti Basri.
Konferensi pers di hadiri oleh Plt. Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, S.H., LL.M., Wakil Rektor I UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., Wakil Rektor II UHO, Prof. Ida Usman, Wakil Rektor IV UHO Bidang Kerjasama dan Teknologi Informatika, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si., serta teman-teman Pustik UHO.

Plt. Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Dr. Herman, S.H., LL.M., mengatakan Ayu Amanda Putri adalah benar mahasiswi Tehnik Sipil dengan stambuk E1A117006. Ayu Amanda Putri angkatan 2017 dan wisuda januari 2022.
“Data ini saya sudah konfirmasi ke Wakil Dekan Bidang Akademik di Fakultas Tehnik. Memang benar Ayu Amanda Putri alumni Tehnik Sipil UHO,” kata Dr. Herman.
Dr. Herman menjelaskan, bahwa pihak UHO telah melakukan verifikasi data mahasiswa sejak masuk UHO. Mereka sudah memasukkan biodata diri di PDDIKTI dan sebelum wisuda telah di lakukan validasi data mahasiswa.
“Kalau data Ayu Amanda Putri tidak akurat,maka PIN ijazah tidak keluar. Tapi kita sudah validasi dan datanya valid, kemudian PIN ijazahnya keluar. Makanya ikut wisuda,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, bahwa pihak UHO sudah menyelidiki dan membuka data yang ada di Pustik, ternyata perubahan namanya tanggal 22 Juni 2022 sekitar pukul 09.40 WITA. Jadi, perubahannya setelah Ayu Amanda Putri wisuda.
“Yang berubah itu dari nama Ayu Amanda Putri menjadi Basri, jenis kelamin, kemudian tempat tanggal lahir. Namun, data lain seperti nama ibu kandung tidak mengalami perubahan. Pihak UHO telah memverifikasi siapa yang telah melakukan percobaan perubahan itu, ternyata perubahan tersebut tidak melalui akun resmi UHO dan juga bukan akun dari PDDIKTI,” beber Dr. Herman.
Plt Rektor UHO menegaskan, bahwa perubahan tersebut bukan hanya terjadi pada Ayu Amanda Putri. Makanya pihak UHO selalu mengimbau kepada seluruh mahasiswa aktif/alumni agar mengecek datanya di PDDIKTI, jika terjadi perubahan datanya segera sampaikan ke pihak UHO.
“Pada tanggal 29 september 2023, Pustik sudah mengajukan perubahan data mahasiswa Ayu Amanda Putri ke PDDIKTI. Akan tetapi pada tanggal 15 januari 2024 di tolak oleh sistem PDDIKTI dengan keterangan nama ibu kandung saudari Ayu Amanda Putri tidak sesuai dengan Kartu Keluarga yang dilampirkan,” ungkapnya.
Dr. Herman mengucapkan, bahwa pihak UHO siap membantu. Ia meminta Ayu Amanda Putri untuk kembali melengkapi berkas sesuai notifikasi terbaru dari PDDIKTI. Pihak UHO memastikan bahwa yang tertera di data akademik UHO adalah Ayu Amanda Putri bukan Basri.
“Pihak UHO telah melakukan verifikasi bahwa di Tehnik Sipil tidak ada yang bernama Basri,” ucapnya.
Di sisi lain, pihak kampus kini tengah melacak keberadaan sosok bernama “Basri” yang namanya tercatat menggantikan posisi Ayu di sistem.
“Kami sampaikan kepada khalayak, jika ada yang mengenal nama Basri yang mengaku lulusan Teknik Sipil UHO angkatan 2017, tolong laporkan ke kami. Jika dia bekerja di instansi pemerintah atau swasta, kami minta itikad baiknya untuk klarifikasi,” Pungkas Dr. Herman.(ds/ono)