Kemenhaj Sultra Buka Pelunasan Biaya Haji Tahap Dua hingga 9 Januari

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Tenggara (Sultra) membuka masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap kedua tahun 1447 H/2026 M selama 2 hingga 9 Januari 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenhaj Sultra Muhammad Lalan Jaya di Kendari, Senin, mengatakan pelunasan tahap kedua menjadi kesempatan calon haji yang mengalami kendala sistem pada tahap pertama serta kelompok prioritas lainnya untuk mengisi kuota yang tersedia.
Hingga 5 Januari, total calon haji melakukan pelunasan mencapai 1.825 orang atau sekitar 88 persen dari total kuota.
“Kami imbau jamaah yang masuk kategori tahap kedua untuk segera menyelesaikan sisa pembayarannya sebelum batas waktu berakhir,” katanya.
Dia menyebutkan BPIH untuk wilayah Sultra pada 2026 tercatat Rp55.893.179. Angka ini mengalami penurunan sekitar Rp1,7 juta dibandingkan dengan biaya tahun sebelumnya yang Rp57,6 juta.
Bagi calon haji reguler, setelah dikurangi setoran awal Rp25 juta dan saldo virtual account di BPKH (rata-rata Rp2,7 juta), maka sisa saldo yang harus dibayarkan pada masa pelunasan ini Rp28.193.179.
“Sejauh ini progres pelunasan berjalan lancar. Pada tahap pertama lalu sebanyak 1.670 jamaah sudah melunasi, dan di tahap kedua yang sedang berjalan ini sudah bertambah 155 orang,” ucapnya.
Jika hingga 9 Januari 2026 kuota belum terpenuhi, Kemenhaj akan memberikan kesempatan bagi calon haji cadangan untuk melakukan pelunasan. Sesuai ketentuan pusat, kuota cadangan disiapkan hingga 40 persen sebagai langkah antisipasi kekosongan kursi.
Urutan prioritas pengisian sisa kuota pada tahap kedua ini meliputi calon yang mengalami kendala sistem di tahap pertama, pendamping lansia (terdaftar minimal lima tahun dan lulus kesehatan), pendamping jamaah disabilitas, dan penggabungan mahram yang sudah terverifikasi.
“Keberangkatan jamaah cadangan sepenuhnya bergantung pada ketersediaan sisa kuota akhir secara nasional maupun regional,” katanya.
Pada tahun ini Sultra memperoleh total kuota haji 2.063 orang. Jumlah tersebut terbagi atas 1.945 calon haji reguler, 103 orang prioritas lansia, 11 petugas haji daerah (PHD), serta empat orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Ia meminta calon haji berkoordinasi dengan bank penerima setoran dan kantor Kemenhaj kabupaten/kota masing-masing agar proses pelunasan berjalan tanpa hambatan teknis.(ds/ono)