SAR Gabungan Evakuasi Seorang Pemancing Tenggelam di Pulau Hari Konsel

Listen to this article
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban perahu tenggelam di Dermaga Moramu Utara, Konsel, Sulawesi Tenggara, Senin (12/1/2026). (ds/HO-Basarnas Kendari)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, KONSEL – Tim SAR gabungan mengevakuasi seorang pemancing yang tenggelam di perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

 

Kepala Basarnas Kendari Amiruddin dihubungi di Kendari, Senin, mengatakan saat tim SAR gabungan melakukan pencarian pukul 09.33 Wita, pihaknya menerima informasi jika korban telah ditemukan oleh kapal KMN Saldi Jaya 05 pada pukul 03.00 Wita.

 

“Ditemukan di Perairan Labuan Beropa sekitar 2,46 mil laut dari lokasi tenggelamnya,” katanya.

 

Dia menyebutkan saat ditemukan, korban dalam kondisi lemas dan berpegang pada perahu miliknya yang sudah terbalik setelah diterjang badai besar di tengah laut.

 

“Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke perahu karet dan dibawa ke Dermaga Puasana Moramu Utara untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujarnya.

 

Ia mengatakan dengan dievakuasi korban dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap kecelakaan kapal terhadap satu orang dengan tiga pemancing yang kapalnya tenggelam di sekitar Perairan Pulau Hari dinyatakan selesai dan ditutup.

 

“Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata dia.

 

Unsur yang terlibat dalam pencarian tersebut, antara lain Staf Ops dan Penyelamat Basarnas Kendari, kru Kapal KMN Saldi Jaya 05, Polsek Moramo Utara, Babinsa Penambe, aparat Kecamatan Moramo Utara, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

 

Kecelakaan tersebut bermula, saat para korban pergi memancing menggunakan perahu di Perairan Tanjung Gomo, Pulau Hari, Minggu (11/1), sekitar pukul 18.00 Wita. Namun, pada pukul 20.00 Wita, perahu yang mereka gunakan diterjang badai dan tenggelam.

 

“Dua orang korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan naik ke bagan, sedangkan satu orang lainnya hilang dan membutuhkan bantuan SAR,” demikian Amiruddin.(ds/ono)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar