Dekan UHO Paparkan Hasil Kinerja dan Target 2026

DINAMIKA SULTRA.COM, KENDARI – Dekan lingkup Universitas Halu Oleo (UHO) memaparkan capaian tahun 2025 dan rencana kinerja tahun 2026, pada saat Rapat Kerja (Raker) UHO di Hotel Claro Kendari, Selasa (13/1/2026).
Dekan Fakultas Farmasi (FF) Prof. Dr. Ruslin, M.Si mengatakan bahwa, program kerja tahun 2026 yakni persentase lulusan S1 dan D4/D3/D2 yang berhasil mendapat pekerjaan, persentase mahasiswa yang menjalankan kegiatan pembelajaran diluar program studi atau meraih prestasi, angka efisiensi edukasi, IPK rata-rata lulusan, rata-rata lama studi, Score Toefl nilai, persentase dosen yang berkegiatan tridharma di perguruan tinggi lain, bekerja sebagai praktisi di dunia industri, atau membimbing mahasiswa berkegiatan di luar program studi, persentase dosen yang memiliki sertifikat kompetensi/profesi yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri atau persentase pengajar yang berasal dari kalangan praktisi profesional, dunia usaha, atau dunia industri, persentase Guru Besar dan masih banyak lagi.
“Kemudian capaian tahun 2025, daya saing 60 persen, mahasiswa berkegiatan di luar kampus 30 persen, dosen berkegiatan di luar kampus 30 persen, kompetensi dosen 35 persen, lulusan dosen 0.9 persen, kerjasama program studi target 1, kelas partisipatif 40 persen dan prodi internasional 5 persen,” ujarnya.
Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Prof. Dr. Asriyana, S.Pi., M.Si mengungkapkan bahwa, rencana kerja tahun 2026 antara lain: peningkatan persentase status akreditasi program studi “Unggul” 75 persen, submit usulan akreditasi Program Studi Ilmu Kelautan (LAM-PTIP), reakreditasi Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan “Unggul” (BAN-PT) ke LAM-PTIP, reakreditasi Program Studi Budidaya Perairan “Baik Sekali” (BAN-PT) ke LAM-PTIP, reakreditasi Program Studi Agrobisnis Perikanan “Baik Sekali” (BAN-PT) ke LAM-PTIP, penyusunan Rencana Strategi FPIK 2025-2029 dan usulan ISO 17025 Laboratorium Produktivitas dan Lingkungan Perairan.
“Kinerja tahun 2025, antara lain program peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran, program pengembangan dan kesejahteraan, program peningkatan kualitas penelitian dan pengembangan serta program penguatan kurikulum MBKM,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Hukum (FH), Dr. Guasman Tatawu, S.H., M.H, menjelaskan bahwa, program prioritas FH UHO yakni insentif praktisi mengajar di kampus, lomba minat dan bakat, National Moot Court Competition (NMCC), kompetisi debat nasional, lomba peradilan semu (Moot Court Competition), pendampingan penyusunan karya tulis ilmiah mahasiswa, pembinaan tilawah quran dan tahfidz, pendampingan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), Forum Pertemuan Badan Kerjasama Dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Se-Indonesia, lokakarya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan masih banyak lagi.
“Sementara capaian tahun 2025 yakni persentase mahasiswa S1 dan D4/D3/D2/D1 yang menjalankan Kegiatan Pembelajaran di luar program studi atau meraih prestasi 30 persen, persentase dosen yang berkegiatan tridharma di perguruan tinggi lain, bekerja sebagai praktisi di dunia industri, atau membimbing mahasiswa diluar program studi 30 persen, persentase dosen yang memiliki sertifikat kompetensi/profesi yang diakui oleh dunia usaha dan dunia industri 45 persen, jumlah keluaran dosen yang berhasil mendapatkan rekognisi internasional atau diterapkan oleh masyarakat/Industri/Pemerintah per jumlah dosen dan masih banyak lagi,” jelasnya.
Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof. Dr. Mukhsar, S.Si., M.Si menambahkan bahwa, untuk program prioritas FMIPA UHO di tahun 2026 yakni angka efisiensi PT, lulusan pendidikan tinggi dan Vokasi yang langsung bekerja atau melanjutkan jenjang pendidikan dalam waktu 1 tahun setelah lulus, mahasiswa berkegiatan atau meraih prestasi di luar program studi, jumlah dosen PT yang mendapatkan rekognisi internasional, rasio luaran hasil kerjasama, publikasi bereputasi internasional dan masih banyak lagi.
“Adapun program yang terealisasi pada tahun 2025 yakni IPK rata-rata lulusan 100 persen, lama studi 87,8 persen, skor toefl 101,4 persen, guru besar 108 persen, Lektor kepala 71 persen, jurnal bereputasi Sinta 120 persen, jumlah pengabdian kolaborasi 100 persen, perolehan hibah sentralisasi 600 persen dan riset pengabdian internasional 200 persen,” Tutup Prof. Mukhsar. (ds/adf)