Polda Sulteng Salurkan Sembako Kepada Warga Terdampak Banjir di Donggala

Listen to this article
Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ida Endi Sutendi menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir di Donggala. (ds/ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng)

 

DINAMIKA SULTRA.COM, PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Donggala sebagai bagian dari upaya penanganan dan pemulihan pasca-bencana.

 

“Sebanyak 500 paket sembako disalurkan kepada 500 kepala keluarga (KK) warga terdampak banjir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pasca-bencana,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono di Palu, Rabu.

 

Ia menegaskan Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus hadir dan berupaya maksimal membantu pemulihan hingga kondisi kembali normal.

 

Penanganan bencana, kata dia, dilakukan melalui koordinasi dan sinkronisasi bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, serta unsur terkait lainnya agar berjalan terpadu dan efektif.

 

Ia mengatakan Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng Ida Endi Sutendi melakukan peninjauan ke Desa Labuan Kungguma dan Desa Wani II, Kabupaten Donggala untuk memastikan penanganan dan pemulihan pasca-bencana berjalan optimal.

 

Kapolda Sutendi, katanya, meninjau langsung pembangunan jembatan sementara di Desa Labuan Kungguma yang sebelumnya terputus akibat banjir. Jembatan itu akses vital bagi mobilitas masyarakat.

 

Selain itu, katanya, meninjau pelayanan kesehatan diberikan Biddokkes Polda Sulteng di posko kesehatan, meliputi pemeriksaan kesehatan dan pemberian layanan medis dasar kepada warga terdampak.

 

Ia menjelaskan kegiatan tersebut bagian dari upaya respons cepat dan berkelanjutan dalam mendukung percepatan pemulihan pasca-bencana di wilayah hukum Polda Sulteng.

 

“Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses penanganan dampak banjir berjalan dengan baik, mulai dari pemulihan infrastruktur, bantuan kemanusiaan, hingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” katanya.

 

Pihaknya juga menyediakan konsumsi bagi personel TNI, Polri, BPBD, serta para relawan yang terlibat dalam penanganan material banjir di pemukiman warga.

 

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng mencatat 26 desa di enam kecamatan di Kabupaten Donggala terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

 

Pemkab Donggala telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di enam kecamatan terdampak banjir selama 12-18 Januari 2026.(ds/antara)

Baca Juga !
Tinggalkan komentar