PKK Gowa dan Bank Sulselbar Perkuat Pencegahan Stunting Melalui CSR

DINAMIKA SULTRA.COM, GOWA – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa bersama Bank Sulselbar mendorong penguatan pencegahan stunting di daerah melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) 2026 yang menggunakan dana tanggung jawab sosial atau (corporate social responsibility/CSR).
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah di Gowa, Minggu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi membantu Pemerintah Kabupaten Gowa dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
“Semoga bantuan ini dapat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujarnya.
Tenri berharap bantuan yang disalurkan melalui program Genting tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh anak-anak dan keluarga penerima.
“Terutama lagi dalam mendukung tumbuh kembang anak agar terhindar dari stunting,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud menjelaskan, peran Dinas PPKB dalam program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) adalah dengan memberikan edukasi, advokasi, sosialisasi kepada masyarakat luas.
Termasuk pihak swasta di dalamnya, salah satunya itu perbankan untuk ikut serta dalam pelaksanaan pencegahan dan penurunan stunting dengan memanfaatkan CSR-nya.
“Dimana sasaran utama dalam penerimaan bantuan CSR adalah keluarga yang berisiko stunting. Mulai dari ibu hamil dan anak usia 6 – 23 bulan (baduta) dimana usia 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) adalah sasaran yang paling rentan anaknya stunting, apalagi kalau tergolong keluarga miskin,” jelasnya.
Tidak hanya itu dirinya juga menjelaskan, mekanisme penyalurannya adalah dengan menggunakan data pendataan di tingkat desa. Karena bantuannya terbatas, maka dipilih lah keluarga berisiko stunting, kemudian tim pendamping keluarga (TPK) harus bertanggung jawab dalam pendataan, penyaluran dan memastikan bahwa bantuan tersebut dimakan oleh sasaran.
Dirinya berharap, Bank Sulselbar yang beroperasi di Gowa bisa menjadi orang tua asuh dengan memberikan CSR nya kepada Keluarga yang berisiko stunting.
“Penanganan stunting tidak cukup kalau pemerintah saja. Pihak swasta dan bank dihimbau untuk ikut serta berkontribusi dengan memberikan CSR. Kalau gotong royong semuanya akan mudah dalam pencegahan dan penurunan stunting di Gowa,” katanya.(ds/antara)