DPRD Sulsel Selaraskan Kebijakan Presiden dengan Pembangunan Daerah

DINAMIKA SULTRA.COM, MAKASSAR – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi menyatakan siap mengikuti arah kebijakan strategis Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam menyelaraskan kebijakan nasional dengan program pembangunan di daerah.
“Pentingnya koordinasi lintas sektor agar setiap kebijakan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di daerah,” kata Andi Rachmatika melalui siaran persnya diterima di Makassar, Rabu.
Hal tersebut disampaikannya seusai mendengarkan arahan presiden pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dia menegaskan, kebijakan strategis presiden perlu mendapat dukungan.
Politisi perempuan disapa akrab Cicu ini mengatakan Rakornas 2026 menjadi forum strategis pemerintah pusat dan daerah menselaraskan program, termasuk menghadapi tantangan dan agenda prioritas ke depan.
Ia menekankan, DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Melalui keikutsertaan dalam Rakornas 2026 ini, DPRD Sulsel diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.
Cicu menyebutkan, Rakornas ini diikuti seluruh oleh unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan terkait.
Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menekankan sejumlah program strategis nasional, mulai dari swasembada pangan dan energi, penguatan ekonomi rakyat, hingga penanganan sampah dan pelestarian lingkungan.
Rakornas 2026 mengusung tema ‘Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045’ dan menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah guna mengakselerasi pelaksanaan program prioritas nasional.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa kepala daerah harus memahami perannya sebagai pelayan rakyat dan tidak terjebak pada kepentingan politik sempit.
“Karena itu, keberadaan kita adalah untuk berbakti dan mengabdi kepada rakyat,” tegas Presiden.
Ia secara khusus meminta pemerintah daerah mendukung penuh program swasembada pangan sebagai prioritas utama. Menurutnya, kemandirian pangan merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Presiden juga meminta daerah mendorong swasembada energi, mempercepat hilirisasi industri, serta memperkuat koperasi desa. Soal lingkungan, Prabowo menyoroti persoalan sampah dengan meminta pemda bergerak cepat mengelolanya, seiring rencana pembangunan 34 proyek waste to energy oleh pemerintah pusat.
Rakornas tersebut dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Presiden, Panglima TNI, Kapolri, serta sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih. Turut hadir Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini diikuti sekitar 4.011 peserta terdiri dari pimpinan kementerian, lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda dari seluruh Indonesia.(ds/antara)