Polda Maluku Kendalikan Gangguan Keamanan di Perbatasan Hitu-Morella

DINAMIKA SULTRA.COM, AMBON – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku berhasil mengendalikan gangguan keamanan yang terjadi di wilayah perbatasan Negeri Hitu dan Negeri Morella, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat (6/2/2026).
“Berkat langkah cepat dan terkoordinasi aparat, situasi kembali kondusif dan warga dari kedua negeri diimbau kembali ke rumah masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, di Ambon, Sabtu.
Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/2) sekitar pukul 00.10 WIT, saat sekelompok warga melakukan aksi penyerangan dengan memasuki wilayah Negeri Hitu melalui jalur pantai. Aparat kepolisian yang tengah siaga langsung merespon untuk mencegah konflik meluas serta melindungi keselamatan masyarakat.
Personel Polri yang berjaga di Pos Pengamanan Dusun Tibang, setelah mendengar suara ledakan, segera melakukan langkah pengamanan sesuai prosedur sambil menunggu bantuan kekuatan tambahan.
Untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban, petugas melakukan penyesuaian taktis dan bertahan di titik aman hingga dukungan tiba.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease bersama jajaran, termasuk unsur intelijen dan operasional, serta personel bantuan dari Brimob dan Samapta Polda Maluku, kemudian turun ke lokasi. Aparat gabungan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan, memukul mundur massa, dan memastikan tidak terjadi eskalasi lanjutan.
Akibat kejadian tersebut, lima unit rumah warga di Negeri Hitu dilaporkan terbakar. Selain itu, terdapat empat korban luka tembak, masing-masing dua anggota Polri dan dua warga sipil. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di RS Bhayangkara dan RSUP dr. J. Leimena Ambon, dengan kondisi dilaporkan stabil.
Hingga pukul 03.00 WIT, aparat memastikan massa telah meninggalkan wilayah perbatasan dan situasi berhasil dikendalikan.
“Kepolisian tetap melakukan penjagaan, patroli, serta pendekatan persuasif kepada tokoh masyarakat dan warga setempat guna menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.
Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menahan diri, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu atau informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Percayakan penanganan situasi ini sepenuhnya kepada aparat TNI dan Polri yang sedang bekerja di lapangan,” ucapnya.
Kapolda juga menegaskan bahwa seluruh langkah pengamanan dilakukan secara profesional dan proporsional dengan mengedepankan keselamatan masyarakat. TNI dan Polri terus bersinergi untuk memastikan keamanan dan mencegah konflik meluas.
Sebagai langkah lanjutan, Polda Maluku akan memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan melalui pendirian pos pengamanan, patroli terpadu, serta pendekatan persuasif dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.(ds/antara)