PWI NTB Hadiri HPN di Banten Perkuat Solidaritas Pers Nasional

DINAMIKA SULTRA.COM, MATARAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat mengirimkan kontingen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan HPN 2026 di Banten, sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat solidaritas insan pers nasional sekaligus berbagi pengalaman dengan rekan-rekan dari daerah lain.
Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin menegaskan, partisipasi dalam HPN bukan sekadar hadir dalam acara seremonial, melainkan bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat ekosistem pers yang sehat dan profesional.
“Kami membawa spirit dari NTB, di mana pers lokal terus berupaya menjaga kualitas jurnalisme di tengah dinamika media yang begitu cepat,” ujarnya melalui keterangan resmi diterima, Sabtu.
Menurut Iklil, delegasi PWI NTB yang berjumlah kurang lebih 40 orang, direncanakan akan memanfaatkan momentum HPN tahun ini, untuk menjalin kerja sama dengan media-media di daerah lain.
Selanjutnya, juga belajar dari berbagai program inovatif yang dijalankan oleh PWI cabang di seluruh Indonesia.
“Yang utama, kami ingin menyuarakan agar Provinsi NTB bisa menjadi tuan rumah HPN 2027 atau 2028. Makanya, dalam setiap kesempatan semua delegasi melakukan lobi-lobi ke pengurus daerah PWI di Indonesia terkait kesiapan NTB menjadi tuan rumah HPN itu,” jelas Iklil.
Lebih lanjut dikatakannya, adanya tema yang diusung tahun ini, diharapkan insan pers dari NTB dapat turut berkontribusi dalam membangun media yang mandiri secara ekonomi.
“Yang utama, HPN 2026 akan tetap menjadi barometer pers sehat dengan wajib menjaga prinsip independensi,” tegas Iklil.
Diketahui, Hari Pers Nasional (HPN) 2026, diperingati setiap tanggal 9 Februari untuk mengenang lahirnya Surat Kabar Soerat Chabar Bahasa Melajoe pada 1855 yang menjadi cikal bakal pers nasional Indonesia.
Adapun puncaknya berlangsung Senin, 9 Februari 2026 mendatang di Provinsi Banten.
Sebagai tuan rumah, Banten menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan insan pers dari seluruh Indonesia.
Tahun ini, PWI mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen insan pers dalam memperkuat demokrasi dan ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.(ds/antara)